Junaidi Maju Pilkada Ketapang, Pengamat Nilai Sebagai Lawan Incumbent

Dinamika di pemilukada serentak 2020 ini luar biasa memberikan efek domino yang cukup luas

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Madrosid
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Pengamat Politik Untan Yulius Yohanes 

PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Dr. Yulius Yohanes menilai dengan majunya Junaidi tentu menjadi lawan inkamben.

Berikut penuturannya.

Dinamika di pemilukada serentak 2020 ini luar biasa memberikan efek domino yang cukup luas bagi semua orang yang mempunyai potensi untuk maju dipilkada yang akan datang.

Apalagi di dalam partai sebagai kader terjadi kubu-kubu yang pro dan kontra, dan ini biasa dan lazim terjadi dalam sebuah organisasi baik yang sekali besar maupun kecil.

Bukan karena satu-satunya komunikasi yang mempengaruhi hal tersebut, tetapi banyak hal yang menyebabkan hal ini bisa terjadi dalam sebuah organisasi misalnya tidak transparansi dan ada arus-arus dari luar yang menginginkan partai politik sebagai parpol yang besar sengaja untuk dipecahkan oleh kader yang tidak sama visi dan misi karena ada peluang karena basis.

Denomena ini juga terjadi di DPD parpol Golkar yang mana seorang kader parpol Golkar ikut maju di pilkada 2020 karena berkeyakinan mendapat dukungan dari basis golongan tertentu, seperti anggota DPRD Ketapang dari Golkar Junaidi yang akan mendelekrasikan diri sebagai calon dari partai NasDem, PPP, PKS, dan PKB.

Tentu dalam Pilkada di Ketapang stategi dan teknik untuk pemilukada semua difungsikan sebagai motor untuk menggerakan dan mendapatkan simpati dari pendukung nantinya.

Ahmad Muzani Minta Anggota DPRD Gerindra Tak Takut Maju Pilkada

Tetapi peluang seorang calon dalam pilkada serentak di Ketapang bukan satu-satunya basis, karena faktor-faktor lain turut menentukan misalnya terkait dengan modal sosial termasuk rekam jejak dan lainnua.

Tentu dalam menghadapi inkamben yang sama-sama dari partai politik yang sama dalam pilkada 2020 tidak mudah, sementara inkamben meskipun belum mendapatkan rekomendasi dari partai politik Golkar tetapi jelas dan menyakinkan pasti inkamben mendapatkan restu dari DPD Provinsi maupun pusat karena Ketua DPD Golkar Ketapang.

Barang tentu, di pilkada di Ketapang sementara ini mesin partai politik inkanbem sudah lama bekerja untuk mempersiapkan diri sebagai calon, dan ini kembali lagi kepada calon dari wakil yang dapat mendongkrak suara dari paslon kepala daerah tersebut.

Sementara calon yang baru masih berbenah diri dengan melakukan komunikasi dan koordinasi sampai pada membuat komitmen dengan parpol pengusung dan masyarakat sebagai basis pendukung.

Oleh karna itu, kembali lagi garis tangan, usaha dan upaya dari seorang calon untuk berjuang supaya upaya dalam memenangkan pilkada serentak di Ketapang 2020.

Tentu upaya yang dilakukan dengan cara-cara yang baik dan elegan yang berlandaskan rasa persatuan dan kesatuan untuk kesejahtraan masyarakat di Ketapang.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved