Serap Aspirasi saat Reses, Husin Harap Pemkot Pontianak Data Ulang Penerima Insentif Guru Ngaji

Dirinya menilai bahwa keberadaan guru ngaji yang berada langsung di tengah-tengah masyarakat tentu sangat besar kontribusinya.

Serap Aspirasi saat Reses, Husin Harap Pemkot Pontianak Data Ulang Penerima Insentif Guru Ngaji
TRIBUNPONTIANAK/HAMDAN DARSANI
Anggota DPRD Kota Pontianak dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Husin saat menggelar reses di Komplek Bali Asri Kota Baru. 

PONTIANAK - Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Pontianak Husin mengharapkan pemerintah Kota Pontianak dapat melakukan inventarisir ulang data guru ngaji di Kota Pontianak.

Sebab menurutnya beberapa aspirasi masyarakat saat reses di Jalan Pak Benceng, Gg Morodadi 5 beberapa hari lalu ada guru ngaji yang belum terdaftar sebagai penerima insentif guru ngaji oleh Pemkot Pontianak.

"Saya harap ada pendataan kembali untuk para penerima insentif guru ngaji."

"Sebab ada masyarakat yang menyampaikan saat reses kemarin bahwa ada guru ngaji yang secara aktif mengajar mengaji belum menerima insentif guru ngaji," ujarnya Minggu (9/2/2020).

Guru Ngaji Ujung Tombak Terbentuknya Spiritual Generasi Muda

Dirinya menilai bahwa keberadaan guru ngaji yang berada langsung di tengah-tengah masyarakat tentu sangat besar kontribusinya dalam membentuk generasi qurani.

Menurut Husin meskipun para guru ngaji tersebut dengan sangat ikhlas memberikan pengetahuan dan mengajar alquran terhadap anak-anak, pemerintah tentu dapat memberikan perhatian kepada para guru ngaji dengan maksimal.

"Informasi ini akan saya kawal dan akan jadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, pada saat reses di lokasi Lain yakni Komplek Bali Asri Kota Baru, Husin juga mendapatkan aspirasi dari masyarakat tentang kebutuhan pembangunan sarana fasilitas umum berupa sarana olahraga masyarakat.

Keberadaan fasos atau fasum di setiap komplek perumahan merupakan hal yang wajib.

Disana akan dijadikan lokasi pertemuan masyarakat dan pusat kegiatan untuk menjalin rasa kekeluargaan dan kebersamaan antar warga.

"Terbina kondusifitas dan rasa kekeluargaan yang solid di masyarakat tentu memerlukan sarana dan prasarana, salah satunya sarana prasarana fasos dan fasum olahraga."

"Saya pikir hal tersebut harus menjadi perhatian pemerintah kota Pontianak," ujarnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved