Cap Go Meh

Prosesi Buka Mata Naga, Mak Mumi Ceritakan Tentang Janggut Naga Yang Bisa Datangkan Keberuntungan

Dari dulu bapak saya juga orang main naga tidak ada yang main siang, tapi malam untuk buka mata. Saya ikut cara orang dulu

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin
Tribunpontianak.co.id/ HAMDAN
Suhu sekaligus Ketua Harian Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Kapuas Bakti bersama naga berlampu di Kawasan Jln Diponegoro, Kamis (6/2/2020) 

Berdasarkan keterangan dari Suhu  Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Kapuas Bakti Yoseph  Mumi mengatakan bahwa sengaja melakukan proses buka mata pada dini hari, dengan alasan pada saat buka mata nagatersebut terkena embun sama cahaya bulan dapat membawa kesejukan. Sehingga naga tersebut akan bermain dengan sejuk lembut dan tidak emosi.

“Itu filosofi saya. Dari dulu bapak saya juga orang main naga tidak ada yang main siang, tapi malam untuk buka mata. Saya ikut cara orang dulu,” ujarnya.

Ia menerangkan sebelum jalan orang dahulu biasanya lakukan ritual cuci jalan, supaya tidak ada api, angin dan lain sebagainya.

Setelah itu barulah naga bisa jalan-jalan dan meliuk-meliuk beratraksi. Makna cuci jalan sendiri agar supaya seluruh masyarakat dapat hidup sehat dan dilimpahkan keberuntungan.

Mak Mumi (sapaan akrabnya) menerangkan bahwa setelah buka mata janggut merah naga dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan.

“Setelah buka mata janggut naga kalau dipakai anak kecil supaya diberikan kesehatan. Itu tradisi kita orang tionghoa,” ujarnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved