Tangkal Virus Corona

Sutarmidji: Kapal Tidak Boleh Merapat ke Pelabuhan Sebelum Awak Kapal Dinyatakan Steril

Kita sudah kirim tim kesehatan, ternyata mereka dinyatakan negatif dan mungkin mereka sudah kembali berlayar ke negaranya

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
IST/Youtube
Gubernur Kalbar, Sutarmijdi. 

PONTIANAK - Ada dua kapal China masuk perairan Kalbar secara ilegal telah diperiksa oleh pihak instansi terkait untuk antisipasi Virus Corona yang saat ini tengah menjadi perhatian dunia.

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengatakan ABK Kapal tersebut sudah diperiksa dan sudah dinyatakan negatif.

Sebelumnya mereka juga tidak diizinkan untuk merapat ke pelabuhan.

Satu WNI di Singapura Positif Virus Corona, Padahal Tak Punya Riwayat Perjalanan ke China

“Kita sudah kirim tim kesehatan, ternyata mereka dinyatakan negatif dan mungkin mereka sudah kembali berlayar ke negaranya,” ujar Sutarmidji, Selasa (4/2/2020).

Ia mengatakan Pemeriksaannya dilakukan oleh tim kesehatan Provinsi Kalbar dan juga sudah disiapkan tempat isolasi.

“Kalau kemaren itu kita juga sudah kirim sampel ke Jakarta terkait pasien yang di isolasi di RSUD Soedarso. Seharusnya hasilnya kita sudah ketahui hari ini tapi saya belum dapat informasi . Tapi pasien cenderung membaik,” jelas Sutarmidji.

Ia menegaskan Kapal asing tak boleh merapat ke pelabuhan di Kalbar dan dipastikan tidak ada masalah di situ.

“Kapal dari daerah yang terjangkit juga tak boleh merapat ke pelabuhan . Kecuali sudah dipastikan ABK tidak terjangkit . Sekarang mau Cap Go Meh atau mau apapun yang penting jangan buat masyarakat resah,” tambah Sutarmidji.

FOTO: Sidang Lanjutan Terdakwa Tipikor Mantan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot

Ia mengatakan pasien yang masuk ruang Isolasi bisa saja negatif melihat kondisi pasien yang cenderung membaik dan sudah dilakukan penanganan.

“Saat ini yang susah adalah menangkal berita hoaks terutama berita online yang asal saja. Dengar omongan warung kopi dibuat beritanya. Jadi repot dan kasian masyarakat,” jelasnya.

Sutarmidji menghimbau kepada masyarakat jangan mudah termakan berita hoaks dan untuk perayaan cap gomeh dirinya mengatakan jika masyarakat mau menonton silahkan.

Tapi ia tetap menekankan bahwa kedatangan orang asing atau wisata asing ke Kalbar tidak diperbolehkan.

Ia sendiri mengatakan kemungkinan berhalangan hadir pada peryaan Cap Go Meh di Singkawang karena harus terbang ke Jakarta bertemu presiden RI.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved