Human Interest Story

65 Jam Terombang Ambing di Lautan, Etam Ditemukan Setelah Melambaikan Tangan

didatangi oleh Wahidi dan ternyata Etam mengalami kerusakan pada sap perahu

TRIBUN PONTIANAK/ POLSEK JAWAI
Personel Polsek Jawai saat bersama salah satu nelayan yang di laporkan hilang 65 Jam, dan berhasil ditemukan. 

SAMBAS - Etam, pria setengah abad yang dilaporkan hilang oleh keluarganya akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Etam yang beraktifitas sebagai nelayan dilaporkan ke Polsek Jawai, karena beberapa hari terakhir tidak kembali dari melaut.

Kapolsek Jawai Iptu Ronald Denny Napitupulu, membenarkan bahwa mereka telah menemukan seorang nelayan yang dilaporkan hilang beberapa hari yang lalu.

"Sudah ditemukan korban bernama Etam umurnya 52 tahun. Beliau sendiri adalah warga Desa Parit Setia. Korban kami temukan pada hari Rabu 29 Januari 2020 sekitar jam 08.00 Wib," kata Ronald, Minggu (2/2/2020).

Ronald menjelaskan, jika penemuan Etam adalah berkat kerjasama antara polsek jajaran dan segenap masyarakat Kecamatan Jawai.

"Berkat kerjasama Polri dan masyarakat nelayan. Korban orang hilang ditemukan pada saat salah seorang nelayan, Wahidi (52) sedang turun ke laut untuk mencari ikan, pada saat di kedalaman air 4 depak atau 6 meter, melihat korban melambaikan tangan meminta pertolongan," jelasnya.

"Kemudian didatangi oleh Wahidi dan ternyata Etam mengalami kerusakan pada sap perahu (besi kipas, red),".

Menindak lanjuti temuan tersebut, Wahidi menyusul temannya yang bernama Mulyadi, yang sama sama melaut untuk memberikan pertolongan dengan cara menarik perahu korban," tuturnya.

Dengan demikian, perahu milik Etam ditarik ke arah pantai dan di bawa ke pantai Ramayadi.

Sesampainya di pantai, Etam disuguhkan makanan dan minuman.

Halaman
123
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved