Sekretaris DPD Golkar Ketapang Pastikan Ambil Sikap Terkait Kadernya Yang Diusung Partai Lain

Kepastian itu sesuai Rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kedua Partai tersebut.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Madrosid
Tribunpontianak.co.id/Nur Imam Satria
Sekretaris DPD Partai Golkar, M Febriadi Yang Juga Selaku Ketua DPRD Kabupaten Ketapang Saat Diwawancarai Awak Media. 

KETAPANG - Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Ketapang, Junaidi SP resmi diusung Partai Nasdem dan PPP sebagai Calon Bupati pada Pilkada Ketapang tahun 2020.

Kepastian itu sesuai Rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kedua Partai tersebut.

Sebelumnya, Junaidi juga mendaftar ke Partainya sendiri yaitu Golkar sebagai Calon Wakil Bupati. Hanya saja, sampai saat ini Golkar belum mengeluarkan rekomendasi nama untuk diusung.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD Golkar Ketapang, M Febriadi memastikan bahwa Golkar Ketapang akan mengambil sikap sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) Partai Golkar.

Sikap itu akan disampaikan ke DPD Provinsi untuk kemudian diteruskan ke DPP Golkar.

Kader Golkar Bakal Diusung Partai Lain, Pengamat: Hal Lumrah!

"Tentang apa yang sudah dilakukan Saudara Junaidi, termasuk pernyataan beliau di media mengenai pencalonnnya sebagai Bupati diusung Partai lain pasti kita sikapi," kata Febriadi, Kamis (30/01/2020).

Menurut Febri sapaan akrabnya ketika sudah mendapat rekomendasi Partai lain, berarti ada AD-ART Partai Golkar yang telah dilanggar. Terbih Golkar sendiri belum memutuskan Calon Bupati dan Wakil Bupati, sementara yang bersangkutan juga mendaftar Balon Wakil Bupati ke Golkar.

"Ada AD-ART yang dilanggar. Pak Junai tentu lebih tahu soal itu, sebab telah lama menjadi pengurus DPD Golkar Ketapang," lanjut Febri.

Ketua DPRD Kabupaten Ketapang ini melanjutkan, sebagai sikap awal sampai ditemukan keputusan mutlak, DPD Golkar Ketapang dalam waktu dekat akan memanggil yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi terkait pernyataannya di beberapa media.

"Kemungkinan bulan Februari saudara Junai kita panggil guna meminta klarifikasinya soal pernyataan dia. Kalau untuk pengunduran diri dari saudara Junai, sejauh ini kita belum terima," jelasnya.

Sementara mengenai proses PAW, pihaknya masih melihat sejauh mana perkembangan kedepan. Misalnya kapan akan melakukan deklarasi, sehingga partai Golkar sudah bisa memberikan keputusan soal itu.

"Sebenarnya setiap anggota DPRD yang mencalonkan diri sebagai Bupati ataupun Wakil Bupati dan telah resmi mendaftar ke KPU, partai apapun itu pasti melakukan PAW," paparnya.

Selain itu Febri mengungkapkan, pada Pilkada Ketapang 2020, DPD Partai Golkar tetap mengusung Martin Rantan selaku Ketua DPD Partai Golkar Ketapang sebagai Calon Bupati Ketapang. Hanya saja belum memutuskan siapa yang akan mendampingi beliau.

"Intinya Golkar Ketapang dipastikan mengusung Martin Rantas sebagai Calon Bupati. Saat ini kami tinggal menentukan Calon Wakilnya saja," tandasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved