Kriteria Caketum yang Jadi Idaman PPP Kota Pontianak

Namun, lanjut mantan anggota DPRD Kota Pontianak ini, siapapun nantinya yang terpilih tentu mendapat dukungan dari semua elemen PPP.

tribunpontianak
Ketua DPC PPP Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar saat diwawancarai satu diantara awak media. 

PONTIANAK - Ketua DPC PPP Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar berharap agar caketum PPP nantinya lebih mempunyai prinsip dalam bersikap.

"Sampai saat ini belum ada mencuat nama secara khusus, tetapi kita ingin melahirkan pemimpin PPP kedepan, pemimpin yang punya sikap, bukan pemimpin yang ikut arus," kata Herman, Jumat (31/01/2020).

Namun, lanjut mantan anggota DPRD Kota Pontianak ini, siapapun nantinya yang terpilih tentu mendapat dukungan dari semua elemen PPP.

"Kita harap kedepan lahir pemimpin yang istiqomah, pemimpin yang punya prinsip sehingga dengan adanya prinsip tentu mempunyai suatu kekuatan yang cukup bagus dan kita berharap tentunya siapapun yang terpilih akan mendapatkan dukungan dari semua pihak," jelasnya.

PPP Kalbar Timang Caketum, Ini Nama-nama Yang Beredar

Untuk PPP Kota Pontianak, ia pun menyebut tentu ada mekanisme tersendiri nantinya, namun tentu terlebih dulu konsolidasi internal.

"Belum, waktunya masih cukup panjang, kita internalisasi dulu, melihat sesuai dengan AD/ART yang betul-betul nantinya mungkin ada kader internal bahkan diluar pengurus sekarang mempunyai potensi memimpin PPP kedepan lebih baik," pungkasnya.

DPW PPP Kalbar mengungkapkan jika pihaknya akan segera melakukan rapat kerja wilayah (mukerwil) untuk menentukan caketum PPP pada muktamar yang akan dilaksanakan usai Pilkada 2020.
"Yang sudah muncul itu kader-kader PPP seperti Pak Suharso Manoarfa, Pak Muhammad Mardiono, Pak Arsul Sani, Pak Amir Uskara dan mungkin juga kalangan eksternal, tapi kita di Kalbar belum ada dihubungi yang eksternalnya, namun nama-nama itu sudah beredar di DPW dan DPC," Ketua DPW PPP Kalbar, Retno Pramudya, Jumat (31/01/2020).
Diterangkan Retno, pada muktamar nanti yang menjadi pemilik suara ialah pimpinan DPW, dan DPC PPP.
"Nanti kita ada mekanismenya namanya mukerwil, jadi sebelum pelaksanaan muktamar, kita DPW akan melaksanakan mukerwil, begitu juga DPC sebelum memutuskan akan melaksanakan mukercab, hasil dari itu akan dibawa ke muktamar," katanya.
Sementara untuk sekarang, lanjut Retno, pihaknya masih merencanakan mukercab di 14 Kabupaten Kota, setelah itu baru mukerwil yang juga dimungkinkan terlaksana usai pilkada. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved