Korban Gigitan Ular
Kades Pak Utan Minta Warga Lebih Waspada Hadapi Hewan Berbisa
Ia juga meminta dalam menyebarkan informasi terkait meninggalnya warga desa Pak Utan tersebut ditelusuri kebenarannya.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Maudy Asri Gita Utami
MEMPAWAH - Meninggalnya pawang ular di Toho beberpa waktu lalu diharapkan oleh Kades Pak Utan, Samuel tidak lagi terulang di kemudian hari.
Menurutnya menghadapi hewan berbisa ini tentu perlu kehati-hatian dan kewaspadaan.
"Saya harap yang merasa mengerti atau katakanlah pawang ular harus di cermati jangan menyepelekan, namanya juga hewan berbisa tetap harus waspada."
"Tentu namanya ajal sudah ketentuan Tuhan, tapi ini jadikanlah pelajaran semoga ini yang terkahir kalinya," ujarnya, Selasa (28/1/2020).
• Panji Petualang Angkat Suara Tewasnya Pawang Ular di Kalbar Seusai Digigit King Kobra, Sebut 2 Sebab
Ia juga mengimbau kepada masyarakat jika bertemu hewan berbisa ini lebih baik dihindari.
Karena menurutnya hewan liar seperti ular ini menyerang jika memang dalam kondisi terdesak.
"Kepada masyarakat kalau ketemu hewan berbisa lebih baik dihindari, jangan di ganggu, karena biasanya hewan ini jika terdesak baru menyerang," tuturnya.
Ia juga meminta dalam menyebarkan informasi terkait meninggalnya warga desa Pak Utan tersebut ditelusuri kebenarannya.
"Saya juga minta dalam menyebarkan informasi terkait warga kami ini telusuri kebenarannya. Jangan dibuat informasi yang ditambah-tambahi untuk keuntungan sendiri," pintanya. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pawang-ular-meninggal-dunia.jpg)