Tinjau Kelas Bambu, Kolonel Nyamin Pastikan Siap Bantu Pemerintah Bangun Kelas Layak
Berangkat dari Kota Sintang pukul 07.30 pagi, tiba di Desa Wana Bhakti sekitar pukul 18.33 WIB.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
SINTANG - Kepala Seksi Teritorial Korem 121/Abw, Kolonel Inf Nyamin sampai dua kali meninjau kelas bambu SMAN 2 Ketungau Tengah yang berada di Dusun Mungguk Mawang, Desa Wana Bhakti, Ketungau Tengah, Sintang.
Nyamin, benar-benar ingin melihat dan mendengar langsung laporan dari masyarakat persoalan sekolah darurat yang terbuat dari bambu, berdinding terpal yang baru selesai dibangun oleh swadaya masyarakat.
Kunjungan kerja ke sekolah bambu sudah direncanakan sejak awal. Selasa pagi, rombongan Korem 121/Abw yang dipimpin oleh Kasiter, Kolonel Inf Nyamin.
Dandim 1205/Stg, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan turut mendampingi. Dandim baru menjabat ini punya agenda meninjau 19 Koramil di Kabupaten Sintang.
Termasuk tiga koramil yang ada di lintas ketungau. Rombongan berangkat menggunakan empat mobil doubel gardan.
• Askiman: Sinergitas Perencanaan Pembangunan Tingkat Desa Belum Optimal
Ruas jalan dari Sintang menuju Kecamatan Binjai Hulu, relatif fungsional. Sebagian sudah diaspal. Pada 12 Februari 2019 silam, warga Desa Simba Raya, Kecamatan Binjai hulu memportal jalan. Aksi tersebut bukan hanya menuntut pemerintah agar segera memperbaiki ruas jalan rusak parah di desa mereka.
Jalan Sintang-Binjai yang dulunya dipagar oleh masyarakat, kini sudah relatif baik. Jika tahun lalu ada banyak “tol” di pinggir jalan yang rusak parah. Kini sudah tidak ditemui lagi. Laju kendaraan, bisa lebih dari 60 kilo meter per jam.
Dari Binjai menuju Ketungau Hilir sampai dengan pusat Kecamatan Ketungau Tengah di Merakai, kondisi jalannya juga fungsional.
Meski ada beberapa titik yang rusak parah dan sulit dilalui, terutama di Semubuk, Ketungau Hilir dan ruas jalan sebelum sampai ke Ketungau Tengah.
Di Sembuk, warga setempat sampai menanam pokok pisang. Informasi terbaru, jalan tersebut sudah diperbaiki. Laju kendaraan dari Binjai hingga Ketungau Tengah tidak lebih dari 60 kilometer.
Berangkat dari Kota Sintang pukul 07.30 pagi, tiba di Desa Wana Bhakti sekitar pukul 18.33 WIB.
Rombongan Kasiter Korem 121/Abw dan Dandim tiba di sekolah bambu sudah gelap. Tapi, puluhan siswa SMAN 2 Ketungau Tengah, guru, dan warga sekitar masih setia menunggu sedari siang.
Anak anak sekolah pun masih lengkap mengenakan seragam sekolah.
Suasana gelap gulita. Tiga unit mobil menyalakan lampu menyorot bangunan kelas bambu yang didirikan swadaya masyarakat dari hasil patungan.
Cukup lama Kasiter dan Dandim 1205/Stg berbincang dengan guru, orangtua murid, kades dan komite sekolah di dalam ruang kelas berdinding bambu beratap terpal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tni-dari-korem.jpg)