Breaking News:

Imlek

Hadiri Open House Imlek, Finalis Hakka Amoi Singkawang 2020 Ungkap Sosok Tjhai Chui Mie

Para finalis tampak gagah dan anggun mengenakan selempang Hakka Ako Amoi Singkawang 2020.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRiSTO SEBASTIANUS MELANO
Finalis Hakka Amoi Singkawang 2020, Gracella Leonora bersama Finlis Hakka Ako Singkawang 2020, Junbertus Julis saat menghadiri open house perayaan tahun baru Imlek 2571 di rumah dinas jabatan Wali Kota Singkawang, Jalan Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Sabtu (25/1/2020).  

SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menggelar open house perayaan tahun baru Imlek 2571 di rumah dinas jabatan, Jalan Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Sabtu (25/1/2020).

Perayaan Tahun Baru Imlek 2571 menjadi momen berkumpulnya keluarga besar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie di Kota Singkawang.Tak hanya anak-anak, cucu kesayangannya pun hadir dalam kebahagian tahun baru Imlek.

Mengenakan busana serba merah, Tjhai Chui Mie dan suami Liem Hook Nen serta anak dan cucunya tampak bahagia menyambut para tamu dengan mengumbar senyum.

Beberapa finalis Hakka Ako Amoi Singkawang 2020 turut hadir meramaikan hajatan yang dibuat Wali Kota Singkawang.

Para finalis tampak gagah dan anggun mengenakan selempang Hakka Ako Amoi Singkawang 2020.

Kapolresta Komarudin Pantau Situasi Malam Perayaan Tahun Baru Imlek di Pontianak

Ssok Tjhai Chui Mie pun mendapat tempat di mata satu di antara Finalis Hakka Amoi Singkawang 2020, Gracella Leonora (17).

Chui Mie dinilai sangat baik dan rendah hati karena mengundang semua masyarakat Singkawang untuk datang melakukan ramah tamah pada acara tahun baru Imlek 2571.

"Ibu Tjhai Chui Mie udah sangat baik dan udah sangat rendah hati," katanya.

Baginya tahun baru Imlek dapat membawa berkah dan rejeki bagi semua masyarakat juga mempersatukan seluruh masyarakat Kota Singkawang.

Didampingi Finlis Hakka Ako Singkawang 2020 Junbertus Julis (23), Gracella ingin menjadi orang Hakka yang dapat meneruskan segala ilmu-ilmunya untuk adik-adik kelas nantinya.

Banyak budaya Hakka yang harus terus dilestarikan seperti Imlek, cap go Meh, sembahyang kubur, makan bakcang, dan kue keranjang.

"Ini agar mereka juga bisa meneruskan kebudayaan Hakka ini," tutur Gracella.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved