Pokja Rumah Demokrasi Nilai Biaya Calon Independen di Pilkada Besar

Menurut David, selain karena faktor pembiayaan. Faktor kesulitan memperoleh E-KTP juga bisa menjadi penyebabnya.

Pokja Rumah Demokrasi Nilai Biaya Calon Independen di Pilkada Besar
TRIBUNPONTIANAK/M WAWAN GUNAWAN
Wakil Ketua Bidang Data Pokja Rumah Demokrasi, David Nurfianto. 

SAMBAS - Wakil Ketua Bidang Data Pokja Rumah Demokrasi David Nurfianto mengatakan tidak adanya bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas dari jalur perseorangan disinyalir karena besarnya biaya atau cost politik yang akan dikeluarkan oleh calon.

"Bisa jadi pertimbangan mereka adalah biaya politiknya ya, karena kalau independen saya kira memang cukup besar," ujarnya, Jum'at (24/1/2020).

Menurut David, selain karena faktor pembiayaan.

KPU Sambas Sebut Belum Ada Paslon Perseorangan yang Datang

Faktor kesulitan memperoleh E-KTP juga bisa menjadi penyebabnya.

"Sekarang KPU lebih jeli melihat persyaratan. Khususnya terkait dengan e-KTP yang di kumpulkan oleh calon," tuturnya.

"Apalagi kalau terdapat E-KTP yang ganda atau misalnya ada yang disinyalir mencurigakan, atau pas di verifikasi orang yang bersangkutan mengaku tidak tahu ini juga bisa membahayakan Paslon perseorangan itu nantinya," jelas David.

Oleh karenanya, ia tidak begitu heran jika banyak Paslon yang tidak ingin maju dari jalur perseorangan. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved