Pentingnya Memiliki Kartu JKN-KIS Saat akan Melaksanakan Ibadah Haji

Saat hendak berangkat haji, sangat penting calon jama’ah harus mempersiapkan jaminan kesehatannya.

Pentingnya Memiliki Kartu JKN-KIS Saat akan Melaksanakan Ibadah Haji
Jamkesnews.com
Ratusan calon Jema’ah Haji asal kota Pontianak mendapatkan sosialisasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) di Aula Asrama Haji Pontianak, Kamis (23/1/2020). 

PONTIANAK - Ratusan calon Jema’ah Haji asal kota Pontianak mendapatkan sosialisasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) di Aula Asrama Haji Pontianak, Kamis (23/1/2020).

Sosialisasi ini bertujuan agar calon jamaah haji mengetahui pentingnya memiliki Kartu JKN-KIS.

Sesuai dengan kerjasama yang telah ditandatangani antara BPJS Kesehatan dan Kementerian agama di tingkat pusat.

Seluruh jama’ah haji dihimbau agar memiliki kartu JKN-KIS untuk peningkatan kualitas layanan dan perlindungan kesehatan calon jama’ah dan petugas haji.

DPRD Kalbar Minta Rumah Sakit Swasta Bekerjasama dengan Program JKN-KIS

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial disebutkan bahwa setiap orang wajib menjadi peserta program Jaminan Sosial tak terkecuali juga untuk calon jama’ah haji yang belum menjadi peserta JKN-KIS,” jelas Pps. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, Juliantomo seperti rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Jumat (24/1/2020).

Saat hendak berangkat haji, sangat penting calon jama’ah harus mempersiapkan jaminan kesehatannya.

Karena selama masih di wilayah Indonesia pengobatan atas indikasi medis terhadap calon jama’ah haji tetap dapat dijamin melalui program JKN-KIS.

BPJS Kesehatan cabang Pontianak juga akan memberikan kemudahan bagi calon jama’ah haji yang belum menjadi peserta JKN-KIS yaitu dengan membuka pelayanan khusus untuk pendaftaran peserta calon jama’ah haji di Kota Pontianak.

Salah seorang calon jama’ah haji asal Kota Pontianak, Sadinem yang juga seorang guru mengutarakan jika dirinya merasa terlindungi jika ada kartu JKN-KIS.

“Usia, kesehatan maupun rezeki adalah rahasia Allah. Namun sebagai manusia kita wajib menjaga. Dengan menjadi peserta JKN-KIS berarti kita telah berikhtiar untuk memproteksi diri kita."

"Jika hendak berangkat haji khususnya selama di Indonesia jika kita mengalami sakit tidak perlu khawatir pengobatan dapat dijamin. Tentu hal ini sangat membantu dalam perjalanan kita menuju tanah suci,” tutur Sadinem.

Selain melalui kantor cabang terdekat, pendaftaran calon jama’ah haji juga dapat dilakukan melalui berbagai kanal pendaftaran antara lain seperti pendaftaran online melalui website www.bpjs-kesehatan.go.id, melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400, Aplikasi Mobile JKN, melalui Mobile Customer Service (MCS), dan melalui Kader JKN.

Adapun syarat-syarat yang harus disiapkan adalah fotokopi KTP (diutamakan e-KTP), kartu Keluarga (KK) dan fotokopi rekening bank (BRI,BNI,Mandiri,BCA atau BTN), nomor telepon dan alamat email. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved