DAFTAR Saksi Pemeriksaan Kematian Lina Mantan Istri Sule, Totalnya 17 Orang | Teddy Dipanggil Lagi?
Polisi juga membuka kemungkinan kembali memeriksa suami Lina, Teddy Pardiyana, jika dibutuhkan.
KEPALA Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga, memberikan keterangan terbaru terkait penyelidikan kasus kematian mantan istri Sule, Lina Jubaedah.
Juga terkait dugaan penyebab kematian ibunda Rizky Febian dan Putri Delina itu.
Menurutnya, Polisi masih menunggu hasil otopsi jenazah Lina Jubaedah, mantan istri komedian Sule yang meninggal dunia pada Sabtu (4/1/2020) lalu.
Ia menegaskan, sesuai mekanisme otopsi, prosesnya akan selesai 14 hari.
Ia berjanji akan mengumumkan hasil otopsi setelah 14 hari.
• Lina Mantan Istri Sule Baru Dikenal Tetangga Setelah Meninggal, Terungkap Kebiasaannya dan Teddy
"Belum, dari hasil otopsi belum (ada) jadi kalau pun ada (hasil otopsi) akan kami rilis nanti," ujar Saptono saat dihubungi, Selasa (21/1/2020).
Ia mengatakan, polisi sudah melakukan pemeriksaan kepada semua saksi termasuk perawat dan satpam Rumah Sakit Al Islam.
Polisi sudah memeriksa 17 saksi atas laporan Rizky Febian terhadap kematian Lina Jubaedah.
"Ya, saksi ini, kan, seluruhnya 17 yang sudah kami ambil keterangan dari keluarga, kerabat, kemudian suami, termasuk sopir yang mengantar, asisten rumah tangga yang ada di rumah itu, sama dari rumah sakit dokter, perawat sama satpam, karena waktu penanganan awal, saat almarhum dibawa ke Rumah Sakit Al Islam, penyidik perlu untuk mengambil keterangan," kata Saptono.
• LINA Mantan Istri Sule Punya Harapan tapi Tak Sampai, Maut Lebih Dulu Jemput Ibunda Putri Delina
Polisi juga membuka kemungkinan kembali memeriksa suami Lina, Teddy Pardiyana, jika dibutuhkan.
"Suami (almarhum) sudah tiga kali kami mintai keterangan, ya nanti kalau ada perkembangan baru dan informasi yang perlu dimintai keterangan dari suami, ya kami panggil ulang," ucapnya.
Hasil Otopsi Jadi Kunci
Erlangga belum mau mengambil kesimpulan apapun terkait meninggalnya Lina.
Ia akan menunggu hingga hasil otopsi keluar.
"Yang paling utama itu, kan, yang berdasarkan hasil dari otopsi dulu, dari hasil otopsi nanti sudah ada kemudian kami analisis dan akan kami sampaikan hasil dari itu," kata Saptono.