Perjuangan Siswa SMAN 2 di Sintang, Kelasnya Dinding Bambu & Atap Terpal, Sutarmidji Angkat Bicara
Gubernur Kalbar Sutarmidji menyebut, SMAN 2 Ketungau Tengah sebetulnya sudah ada gedungnya. Namun letaknya berada di area hutan lindung
Sebanyak 48 siswa SMAN 2 Ketungau Tengah di Kabupaten Sintang, akan belajar di sekolah berdinding bambu dan beratap terpal mulai Senin (20/1/2020).
Bangunan tersebut adalah tempat belajar sementara bagi siswa hingga gedung permanen dibangun.
Gubernur Kalbar Sutarmidji menyebut, SMAN 2 Ketungau Tengah sebetulnya sudah ada gedungnya. Namun letaknya berada di area hutan lindung.
"Sehingga gedungnya harus dipindah. Tahun lalu sudah ada dananya melalui DAK khusus," tulis Sutarmidji melalui akun Facebooknya Bang Midji, Minggu (19/1/2020).
Pernyataan Midji itu sebagai respons atas viralnya bangunan sekolah dari bilah bambu beratap terpal yang baru selesai dibangun di Desa Wanabhakti, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang.
Midji menjelaskan, pembangunan gedung baru SMAN 2 Ketungau Tengah terkendala tanah.
Sebenarnya, kata Midji, masyarakat sudah menghibahkan tanah untuk dibangun sekolah. Hanya saja, tanah tersebut belum disertifikat.
• Sekolah Bambu SMAN 2 Ketungau Tengah! Pembangunan Hasil Patungan Namun Terkendala Sertifikat Tanah
Padahal menurut Midji, dana pembangunannya sudah ada. "Tanah yang dihibahkan masyarakat belum bersertifikat maka tak bisa dikerjakan," ujar mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini.
Midji memastikan sudah berkoordinasi dengan Pangdam XII Tanjungpura dan Pemprov Kalbar untuk segera mempercepat pembangunannya.
"Akan siapkan dananya, TNI yang bangunnya biar cepat, target saya Agustus selesai. Muridnya ada 48 orang. (Bangunan sekolah) Yang terbuat dari bambu kelas sementara," kata Mijdi.
Ketika dikonfirmasi Tribun, Midji memastikan SMAN 2 Ketungau Tengah sebenarnya sudah punya lahan hibah seluas 1,5 hektare. Namun belum bersertifikat atas nama pemerintah daerah (Pemda).
Akibat sertifikat bukan nama Pemda, jelas Midji, Dana Alokasi Khusus (DAK) tak bisa digunakan. Atas permasalahan ini, Midji menjanjikan Pemprov Kalbar akan membangun gedung sekolah itu tahun ini di lahan hibah, tempat dibangunnya sekolah sementara.
Namun dananya bukan lagi bersumber DAK, melainkan APBD Kalbar. "Saya sudah putuskan bangun dengan APBD provinsi. Supaya cepat, tak perlu tender maka pembangunannya melalui program bhakti TNI," tegasnya.
Midji mengakui sudah berkomunikasi dengan Pangdam XII Tanjungpura terkait pembangunan gedung SMAN 2 Ketungau Tengah itu.
"Pak Pangdam sudah oke dan Pak Danrem sudah perintahkan untuk tinjau lapangan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sekolah-sma-2-ketungau-tengah.jpg)