Keunikan Buah Langka Asal Kalimantan Mirip Durian Warna Merah, Manis, Berbuah 2-5 Tahun Sekali

Buah itu bernama Lahung atau biasa disebut buah Temawang Lanang oleh masyarakat Kabupaten Sekadau.

Keunikan Buah Langka Asal Kalimantan Mirip Durian Warna Merah, Manis, Berbuah 2-5 Tahun Sekali
Tribunpontianak.co.id/Marpina Sindika Wulandari
Isi buah lahung atau buah Temawang Lanang yang dijual di Jl. Merdeka Barat Kabupaten Sekadau, Senin (20/1/2020) 

SEKADAU - Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan buah durian.

Buah yang kulitnya berduri dan berwarna hijau kekuningan itu memang menjadi primadona sebagaian orang-orang Kalbar hingga luar Kalbar.

Tapi bagaimana dengan buah durian yang kulitnya berwarna merah.

Buah itu bernama Lahung atau biasa disebut buah Temawang Lanang oleh masyarakat Kabupaten Sekadau.

Lahung adalah tumbuhan penghasil buah yang mirip dengan durian.

Tumbuhan ini merupakan tumbuhan endemik pulau Kalimantan.

Kolaborasi Komunitas di Pontianak Ajak Ratusan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Makan Durian Bersama

Saat ini Lahung sudah mulai sulit didapat. Lantaran buah ini hanya tumbuh di hutan yang masih asri, atau hutan rimba.

Meski begitu masih ada beberapa tempat yang memiliki buah tersebut, salah satunya di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat.

Tomas (42) merupakan satu diantara penjual buah Lahung.

Ia menuturkan buah yang ia jual berasal dari wilayah Nanga Taman.

Meski ia sendiri tidak tau tepatnya di hutan bagian mana. Namun dapat dipastikan buah Lahung sudah mulai sulit ditemui.

"Saya hanya jual, tapi pohon buah ini sudah termasuk langka. Karena dia berbuah bisa 2 tahun, atau 3 tahun, bahkan 5 tahun sekali," ujarnya saat ditemui di pondok jualannya di Jl. Merdeka Barat (Jl. Sanggau) Kabupaten Sekadau, Senin (20/1/2020)

Untuk harga, buah yang memiliki biji berwarna hitam ini, dibandrol mulai dari Rp. 15. 000 tergantung ukurannya.

Lahung juga memiliki rasa yang manis dan khas, agak berbeda dari rasa buah durian.

Penasaran ingin mencicipi rasa buah khas yang satu ini, anda bisa mengunjungi pondok milik Tomas yang berada di Jl. Merdeka Barat Kabupaten Sekadau atau langsung menghubunginya di nomor +62 858-2218-2767

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved