Imigrasi Pontianak Buka Layanan Hari Sabtu, Tatang: Khusus Calon Jemaah Haji

Kuota khusus itu seperti rujukan berobat keluar negeri, tamu VVIP, pejabat negara dan dalam rangka kedinasan tugas negara

Imigrasi Pontianak Buka Layanan Hari Sabtu, Tatang: Khusus Calon Jemaah Haji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Kakanim kelas 1 TPI Pontianak Tatang suheryadin saat turut langsung memberikan pelayanan calon jamaah haji asal Mempawah proses pembuatan paspor di kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pontianak. 

PONTIANAK - Ratusan Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Mempawah melakukan proses pembuatan dokumen paspor,  di kantor Imigrasi kelas 1 TPI Pontianak yang berada di jalan Sutoyo Kecamatan Pontianak Selatan, Sabtu (18/1/2020).

Didampingi petugas haji dari Kementerian agama kab mempawah, 1‎79 orang calon Jamah haji (Cjh) asal kabupaten Mempawah mengikuti tahapan proses pembuatan dokumen paspor.

Kepala Kantor imigrasi kelas 1 TPI Pontianak, Tatang Suheryadin mengatakan pihaknya sengaja memberikan waktu khusus pada hari Sabtu untuk memberikan pelayanan pembuatan paspor khusus calon jemaah haji.

"Secara keseluruhan kuota haji yang dokumen paspor menjadi pelayanan kantor imigrasi‎ Pontianak yakni ada 4 wilayah yang terdiri satu kota dan tiga kabupaten,"ujar Tatang Suheryadin, Minggu (19/1/2020).

Kemenag Pontianak Terima 40 Pendaftar Calon Jemaaah Haji Setiap Hari

"Untuk kuotanya yakni 517 CJH dari kota Pontianak, 179 orang CJH asal kabupaten mempawah, 315 orang Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Kubu Raya dan 52 orang CJH asal Kabupaten Landak,"kata Tatang Suheryadin.

Lanjutnya, nantinya akan setiap hari sabtu, petugas Imigrasi akan masuk memberikan pelayanan proses pembuatan dokumen paspor.

"Sengaja kita pilih hari sabtu, untuk memberikan pelayanan lebih nyaman khusus para calon jamaah haji ini dan tidak bertumpuk dengan pemohon paspor umum," kata Tatang Suheryadin.

Pada kesempatan yang sama, Tatang menuturkan saat ini kantor imigrasi kelas 1 TPI Pontianak melayani setiap hari kerja sekitar 270 Pemohon paspor, yang terdiri 210 untuk umum dan 60 untuk pemohon khusus yang sudah di atur dalam ketentuan yang berlaku di keimigrasian.

"Kuota khusus itu seperti rujukan berobat keluar negeri, tamu VVIP, pejabat negara dan dalam rangka kedinasan tugas negara," pungkas Tatang Suheryadin.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved