SDN 27 Pontianak Utara Gandeng IGI Adakan Workshop Nasional Sagusavi

"idak hanya cukup belajar selama 2 hari, 6 hari ke depan para peserta akan action di sekolah masing-masing untuk syuting

SDN 27 Pontianak Utara Gandeng IGI Adakan Workshop Nasional Sagusavi
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Foto Bersama peserta workhsop 

PONTIANAK - Salah satu tantangan guru abad 21 adalah menghadirkan pembelajaran bermakna pada siswa dengan menggunakan IT (Information Technology).

Menyadari hal itu, SDN 27 Pontianak Utara perlu membuat gebrakan agar guru-guru memiliki kemampuan untuk membuat media pembelajaran berbasis IT.

Namun hal yang menjadi kendala adalah, tidak semua guru memiliki kemampuan yang baik mengenai penguasaan IT.

Disamping itupula, keterbatasan anggaran tentu menjadi hal yang dapat mempengaruhi terlaksananya kegiatan itu.

Dukung Penuh Rencana Pembangunan Jembatan Rusak, Ramli: Sangat Dibutuhkan Masyarakat, Jangan Ditunda

Kendala yang dihadapi tidak menyurutkan semangat untuk belajar. Sebagaimana yang dilakukan oleh Plt Kepala SDN 27 Pontianak Utara, Mahrani M.Pd. Sekolah menggandeng organisasi profesi guru yang fokus pada peningkatan kompetensi. Organisasi itu adalah Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Pengurus Daerah langsung menyambut baik ide yang disampaikan oleh Plt Kepala Sekolah. Akhirnya disepakati untuk mengadakan kegiatan workshop pembuatan media pembelajaran yang tidak hanya melibatkan guru SDN 27 Pontianak Utara, sebagai peserta, namun guru-guru lain yang memiliki semangat yang sama untuk meningkatkan kompetensi diri.

Kerjasama yang dilakukan antara Plt Kepala SDN 27 Pontianak Utara dengan PD IGI Kota Pontianak kemudian menghasilkan sebuah kegiatan

" Workshop Nasional SAGUSAVI (Satu Guru Satu Video Pembelajaran)" yang menghadirkan narasumber nasional putra daerah Kalbar, Bapak Syabarudin M,Pd. Guru yang juga sebagai konten kreator channel youtube "Ice Breaking Pak Syabar".

Erwin Harap Perbaikan Sinyal di Perbatasan Bisa Tingkatkan Promosi Wisata Temajuk

Kegiatan ini sukses dilakukan, peserta yang mengikuti workshop ini sebanyak 54 peserta dari 7 provinsi di Indonesia. Workshop secara offline dilaksanakan tanggal 11-12 Januari 2020 di SDN 27 Pontianak Utara, kemudian dilanjutkan secara online tanggal 13-18 Januari 2020.

Pada kegiatan offline ini,peserta diajarkan berbagai teknik dalam pembuatan video pembelajaran hingga praktek proses editing video menggunakan android, yang selanjutnya akan diaplikasikan oleh peserta di sekolah masing-masing dengan membuat video pembelajaran dan menguploadnya pada channel youtube masing-masing.

"Tidak hanya cukup belajar selama 2 hari, 6 hari ke depan para peserta akan action di sekolah masing-masing untuk syuting dan menyelesaikan video pembelajaran hingga uploadnya," ujar narasumber saat ditanyai perihal kegiatan workshop.

Plt Kepala SDN 27 Pontianak Utara Mahrani mengungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan peningkatan kompetensi guru akan berlanjut ke depan.

"Kegiatan workshop ini tidak hanya sebatas pada kegiatan hari ini, sekolah kami merencanakan ada dua kegiatan workshop setiap bulannya. Fokus kami memang untuk guru-guru kami secara internal,namun kami juga terbuka jika guru-guru sekolah lain ingin bergabung belajar bersama" pungkasnya.

Dia mengatakan agenda bulan selanjutnya adalah workshop pembuatan dan koreksi LJK berbasis android, serta pemanfaatan teknologi office 365 dalam pembelajaran. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
 

Penulis: Zulkifli
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved