Pesan Uskup Sintang untuk WKRI, Dorong Anak Supaya Terampil

Dalam kotbahnya, Uskup Sintang menekankan pentingnya pendidikan agama pada anak.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ SYUKUR
Pimpin Ekatisti: Perayaan Natal bersama WKRI Sintang diawali dengan perayaan ekatisti yang dipimpin oleh Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap didampingi Pastor Hengky T Ladjar, Pr. 

SINTANG - Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap turut menghadiri perayaan Natal bersama Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Kristus Raja Katedral Sintang di Galeri Motor Bandong, Sabtu kemarin.

Dalam kotbahnya, Uskup Sintang menekankan pentingnya pendidikan agama pada anak. Selain itu, ibu ibu juga diminta untuk tidak malas punya anak.

“Saya pesan kepada ibu-ibu jangan malas punya anak. Jangan seperti di eropa, yang mana warganya malas punya anak sehingga ke depannya orang eropa akan menjadi minoritas,” kata Uskup Sintang.

Hadiri Perayaan Natal Bersama WKRI Sintang, Ini Ungkapan Sekda Yosepha Hasnah

Menurut Uskup, pendidikan keimanan itu sangat penting dan harus dimulai dari rumah. Caranya banyak seperti berdoa di rumah, berdoa menghadapi tantangan hidup. "Orang tua itu harus menjadi guru utama dan pertama bagi anak anak,” ujar Samuel Oton Sidin.

Kepada anggota WKRI, Uskup berpesan agar bisa menjadi contoh bagi ibu-ibu lain dan umat. Ibu-ibu harus mendorong anak-anaknya bersekolah dan menjadi terampil.

"Sekolah harus ditempuh sambil meningkatkan keterampilan supaya anak-anak siap menghadapi persaingan hidup. Dorong anak belajar secara formal sekaligus non formal. Memikiki keterampilan sangat penting saat ini. Anggota WKRI harus bisa mengambil peranannya," pesan Samuel Oton Sidin.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved