Jumlah Janda dan Duda di Kapuas Hulu, Data Pengadilan Agama Tunjukkan Peningkatan

Wakil Ketua Pengadilan Agama Negeri Putussibau, Achmad Syauqi menyatakan, jumlah kasus perceraian di Kapuas Hulu dari tahu 2018

Jumlah Janda dan Duda di Kapuas Hulu, Data Pengadilan Agama Tunjukkan Peningkatan
Bengkulu Ekspress
Ilustrasi janda dan duda 

KAPUAS HULU - Jumlah janda dan duda di Kabupaten Kapuas Hulu meningkat, berdasarkan data kasus perceraian dari Pengadilan Agama Negeri Putussibau, dari tahun 2018 hingga 2019.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Negeri Putussibau, Achmad Syauqi menyatakan, jumlah kasus perceraian di Kapuas Hulu dari tahu 2018 sampai 2019 mengalami peningkatan.

"Tahun 2018 perkara kasus perceraian di Kapuas Hulu seperti, cerai talak ada 44 perkara, cerai gugat sebanyak 92 perkara, dan jumlah 136 perkara," ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/1/2020).

Sedangkan kasus perceraian tahun 2019, berdasarkan data dari Pengadilan Agama Negeri Putussibau, sebanyak 153 perkara, dengan rincian cerai talak 48 perkara dan cerai gugat 105 perkara.

Janda Cantik Pengedar Sabu Duduk di Kursi Pesakitan, Akui Konsumsi Narkoba Bersama Pacar

"Kalau dilihat dari data angkat perceraian di Kapuas Hulu meningkat dari tahun 2018 dan 2019. Awalnya jumlah 136 perkara menjadi 153 perkara," ucapnya.

Menurutnya, penyebab dari angkat perceraian di Kapuas Hulu seperti, saling tidak memahami sifat masing-masing pasangan, faktor orang ketiga (selingkuh), ekonomi dalam keluarga, dan tidak dinafkahi bertahun-tahun.

"Maka dari itu diharapkan, sebelum melanjutkan pernikahan agar siapkan secara matang-matang, supaya betul-betul terhindar dari perceraian dalam rumah tangga tersebut," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved