WhatsApp Ternyata Bisa Digunakan Tanpa Data Internet, Pria Ini Berhasil Mempraktekkannya
Untuk menggunakan komunikasi WhatsApp call tanpa internet, Mugenzi harus memasukkan nomor pemanggil dan penerima dalam WhatsApp.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pengguna smartphone seakan jadi kewajiban menggunakan WhatApp untuk melakukan komunikasi dengan pengguna lainnya.
Apalagi dengan fitur video call maupun voice call di platformnya sangat memudahkan komunikasi dilakukan tanpa ada batasan.
Pertimbangannya, panggilan melalui WhatsApp tidak menguras biaya, dibandingkan melakukan panggilan pulsa melalui seluler.
Namun, tetap saja layanan panggilan WhatsApp itu menggunakan data internet.
Nah, belum lama ini, mahasiswa Rwanda, Doedate Mugenzi menemukan cara agar pengguna WhatsApp bisa menggunakan panggilan tanpa internet.
Dikutip dari Newtimes, Mugenzi mengembangkan purwarupa teknologi yang memungkinkan panggilan WhatsApp tanpa internet bisa berjalan.
Dia mengatakan ide menemukan sistem itu berangkat dari keterbatasan penduduk Rwanda dan Afrika untuk berkomunikasi ke teman di dalam maupun di luar negeri.
"Masalahnya adalah banyak orang di Rwanda dan bagian lain di Afrika yang tak bisa memiliki smartphone untuk mengakses layanan internet. Untuk mengatasi hal ini, orang harus menggunakan layanan yang memungkinkan mereka berkomunikasi memakai platform yang tersedia bagi mereka," jelasnya.
Untuk menggunakan komunikasi WhatsApp call tanpa internet, Mugenzi harus memasukkan nomor pemanggil dan penerima dalam WhatsApp.
Dia menggunakan WhatsApp sebagai platform untuk menghubungkan dua orang.
Sistem komputer yang dipakai Mugenzi mengkombinasikan fisika optik, teknik komunikasi gadget mobile dan prinsip jaringan.
Mugenzi meyakini purwarupa ini bisa menguntungkan konsumen maupun penyedia layanan.
Sistem purwarupa itu memungkinkan pengguna WhatsApp bisa secara langsung memanggil nomor ponsel mobile.
"Idenya sebenarnya dimulai dari sebuah lelucon, bermain-main dengan komputer saya," terangnya.
Tapi, kata dia, seiring berjalannya waktu Mugenzi menyadari potensi tersebut bisa dikembangkan.
Mugenzi mengakui, sistem WhatsApp tanpa internet temuannya itu memang masih ada kelemahan.
Sistem itu belum memungkinkan untuk bisa melakukan panggilan berkelompok dalam satu waktu.
Mugenzi mengatakan perlu lebih banyak dukungan untuk melakukan riset intensif agar mematangkan sistemnya.
Saat ini Mugenzi bekerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Rwanda menawarkan pelatihan inovasinya ke anak-anak muda di Rwanda.
Cara Tulis Pesan di WhatsApp Tanpa Harus Mengetiknya, Anti Ribet & Tak Perlu Capek-capek!
WhatsApp kini digunakan hampir semua kalangan masyarakat Indonesia untuk berkomunikasi.
Pengguna aktif harian alias daily active users (DAU) WhatsApp telah mencapai kisaran angka satu miliar, seperti dikutip dari Kompas Tekno.
Setiap harinya, WhatsApp telah menangani lebih dari 60 miliar pertukaran pesan antar pengguna di seluruh dunia.
Sehingga tak heran jika aplikasi WhatsApp selalu berusaha memperbaharui fitur untuk memberi pelayanan terbaik bagi para penggunanya.
Salah satu fitur yang belum diketahui banyak orang yaitu menulis pesan di WhatApp tanpa mengetik atau menyentuhkan jari pada layar ponsel.
Fitur ini layaknya seperti fitur 'OK GOOGLE', hanya dengan mengeluarkan suara, aplikasi WhatsApp akan menangkap sensor suara dan kemudian memindainya sebagai tulisan pesan.
Cara yang ditawarkan fitur tersebut cukup menarik bagi pengguna WhatsApp yang ingin menulis dan mengirim pesan, namun malas mengetik.
Fitur ini juga bisa digunakan ketika sibuk menyetir, dan melakukan segala hal yang cukup sibuk namun tetap ingin melakukan komunikasi via WhatsApp.
Tak perlu repot menggerakkan jari ke keyboard ponsel, cukup dengan mengeluarkan suara, WhatsApp otomatis akan melacak suara dan memindai suara sesuai suara yang kita keluarkan.
Dan inilah tutorial menulis pesan tanpa mengetik dengan jari versi Nakita.id!
Berdasarkan video di atas, begini langkah-langkah untuk menulis pesan tanpa mengetik.
1. Buka aplikasi WhatsApp,
2. Pilih kontak yang akan diajak berkomunikasi melalui pesan,
3. Ketuk pada papan teks satu kali sehingga muncul deretan keyboard,
4. Tekan atau klik lama ikon mikrofon pada bagian paling bawah, bukan di sebelah atas sejajar dengan papan teks,
(Dalam mencari mikrofon tersebut, setiap tipe ponsel memiliki letak yang berbeda-beda, bisa di bagian bawah seperti tutorial, atau menyatu di dalam keyboard spasi).
5. Muncul tanda mikrofon hijau, Anda bisa mulai berbicara.
Aplikasi secara otomatis akan menerima input suara dari pengguna,
6. Di papan teks akan muncul teks seperti suara yang dikeluarkan, kemudian tekan tombol kirim untuk mengirimnya.
Gimana, mudah dan praktis kan?
Selain mempermudah pekerjaan, fitur ini diciptakan agar penggunanya tak perlu repot mengetik.
Namun dalam penggunaan aplikasi ini, harus dipastikan suara dan artikulasi yang dikeluarkan jelas, dan jauh dari kebisingan agar aplikasi dapat mendeteksi dan menerjemahkan suara dengan tepat!
(Artikel ini pernah tayang di Nakita.id dengan judul WhatsApp Bisa Tulis Pesan Tanpa Ngetik, Cukup Ngomong Tulisan Langsung Terketik Sendiri
Mulai 1 Februari 2020, WhatsApp Nantinya Tidak akan Bisa Digunakan Lagi pada Smartphone Ini
Saat ini aplikasi WhatsApp dijadikan andalan bagi sebagian besar orang untuk berkomunikasi.
WhatsApp sendiri merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan penggunanya untuk bertukar pesan atau melakukan panggilan tanpa biaya SMS atau telepon.
Namun, untuk beberapa bulan mendatang, pengguna ponsel tertentu mungkin tak akan bisa mengakses WhatsApp lagi.
Melansir Livemint, pengguna iPhone dan Android yang tidak memperbarui ke versi sistem operasi terbaru mungkin tak bisa menggunakan WhatsApp.
Sebab WhatsApp akan menghentikan dukungannya untuk sejumlah versi Android dan iOS.
Menurut laman FAQ layanan pengiriman pesan instan milik Facebook tersebut tertulis bahwa pengguna yang tidak memenuhi syarat minimal versi sistem operasi tidak akan lagi bisa membuat akun baru atau memverifikasi ulang akun yang sudah ada.
Hal tersebut mulai berlaku pada 1 Februari 2020 mendatang.
Versi sistem operasi yang dimaksud adalah iPhone dengan iOS 8 dan sebelumnya serta semua ponsel Android dengan OS Android 2.3.7 alias Gingerbread dan yang lebih lama.
Artinya, jika WhatsApp saat ini aktif di perangkat iOS 8, Anda hanya bisa menggunakannya sampai beberapa bulan lagi.
• Aplikasi Ini Penyedia Kuota Internet Gratis, Bisa WhatsApp-an Gratis Selamanya, Petunjuk Download!
• 3 Cara Mudah Lacak Keberadaan Seseorang, Dari Pakai Nomor Telepon Hingga WhatsApp
• Cara Sadap WhatsApp Pasangan Anda Lewat Aplikasi Ini, Dijamin Tak Berkutik Jika Terbukti Selingkuh

"Di iOS 8, Anda tidak dapat lagi membuat akun baru atau memverifikasi ulang akun yang ada," tulis WhatsApp dalam lamannya.
Jadi pengguna iPhone akan membutuhkan iOS 9 atau lebih baru untuk menggunakan WhatsApp.
"Untuk pengalaman terbaik, kami sarankan Anda menggunakan versi terbaru iOS yang tersedia untuk ponsel Anda," tambah WhatsApp.
"Kami tidak secara eksplisit membatasi penggunaan perangkat yang di-jailbreak atau di-unblocked. Namun, karena modifikasi ini dapat memengaruhi fungsionalitas perangkat Anda, kami tidak dapat memberikan dukungan untuk perangkat yang menggunakan sistem sistem operasi iPhone yang sudah dimodifikasi," tambahnya.
Namun WhatsApp menerangkan pengguna ponsel dengan sistem operasi di atas akan dapat terus menggunakan WhatsApp hingga 1 Februari 2020. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/trik-bikin-status-whatsapp-sedang-mengetik-tak-terlihat-download-aplikasi-ini.jpg)