Teror Kobra di Pontianak

Waspada Teror Kobra di Pontianak, Ini Deretan Kasus dan Cara Penyebaran Ular ke Tempat yang Disukai

Dalam waktu berdekatan, kasus ular kobra ini sudah terjadi dua kali selama musim penghujan di Bulan Desember 2019 lalu.

Tayang:
Editor: Madrosid
Dailymail Ular Kobra 

"Kobra itu sangat berbahaya bisanya, sekalipun kecil kobra tetap saja mematikan, maka tadi coba ditelusuri sarangnya, tetapi tidak ditemukan," katanya.

Eddy mengatakan kemunculan anak kobra ini kemungkinan karena habitatnya dan juga sudah waktunya mereka berkembang biak seperti terjadi di Jakarta.

"Diimbau masyarakat waspada , terlebih tempat kita masih musim air pasang. Untuk itu informasikan ke aparat setempat, anggota Damkar kami juga ada yang bisa menaklukkan binatang seperti ular," kata Eddy.

Perkembangan Ular dan Tempat yang Disukai

Berdasarkan keterangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) musim hujan, memang waktunya ular kobra lahir dan menetas di awal musim hujan.

Setiap kali bertelur, biasanya menetaskan 20 ekor ular.

Induk ular paling suka meletakkan telur-telurnya di lubang atau tempat lembab yang tersembunyi dari jangkauan manusia.

Biasanya di bawah sampah, tiga bulan biasanya sudah menetas.

Anak ular kobra pasca menetas langsung berpencar atau berpisah dengan induknya. Sehingga fenomena jumlah populasi yang meningkat dan penemuan ular kobra sampai masuk ke rumah warga di musim hujan adalah wajar.

Begini tips mencegah ular kobra masuk dalam rumah:

1. Rutin menyapu, mengepel rumah, dan membersihkan kamar mandi dengan menggunakan cairan pembersih atau karbol yang punya aroma menyengat. Karena ular tidak suka dengan pewangi atau bau-bau tajam.

2. Jaga kebersihan pekarangan rumah. Hindari menumpuk sampah di dalam atau di luar rumah. Jika ada sampah, segera bersih dan rapikan.

3. Buang sampah bekas makanan di rumah. Karena meninggalkan sampah bekas makanan dapat mengundang tikus. Ular suka makan tikus.

4. Jangan menumpuk daun-daun kering, bebatuan, atau material, karena tempat-tempat itu bisa menjadi tempat persembunyian ular.

5. Bereskan tumpukan barang-barang, seperti kardus dan kain yang dapat membuat sudut rumah lembap.

6. Buat pagar khusus dan saringan di saluran air.

7. Letakkan keset yang terbuat dari ijuk yang permukaannya kasar, karena ular tidak suka

8. Jika mau menghias taman, hindari penggunaan batu besar yang bisa menjadi tempat persembunyian ular. Lebih baik pakai batu sungai atau kerikil kecil. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved