KPU Kalbar Perkenalkan Laboratorium Rumah Pintar Pemilu Khatulistiwa
Selain itu, jajaran komisioner KPU tingkat Kabupaten Kota juga menghadiri peresmian Rumah Pintar Pemilu ini.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Madrosid
PONTIANAK - KPU Provinsi Kalbar melaunching laboratorium Rumah Pintar Pemilu (RPP) Khatulistiwa di Kantor KPU Jalan Subarkah Kota Pontianak, Senin (30/12/2019).
Dalam peresmian ini, dihadiri oleh Komisioner KPU RI, Viryan Aziz, Perwakilan Bawaslu Kalbar, Faisal Riza, Perwakilan Gubernur Kalbar, dalam hal ini Kepala BPSDM Kalbar, Alfian serta jajaran forkopimda.
Selain itu, jajaran komisioner KPU tingkat Kabupaten Kota juga menghadiri peresmian Rumah Pintar Pemilu ini.
Sebelumnya, para tamu yang hadir dan duduk ditenda pada halaman Kantor KPU Kalbar ini pun disambut dengan sejumlah tembang lagu dan tarian khas Melayu.
Kemudian, peresmian Rumah Pintar Pemilu ditandai dengan dipencetnye sirene diatas panggung dan pengguntingan pita didepan gedung Rumah Pintar Pemilu itu sendiri.
• SMA Negeri 2 Beraudiensi ke Rumah Pintar Pemilu KPU Singkawang
Papan ucapan selamat dari berbagai unsur dan elemen pun memenuhi kantor KPU Kalbar.
Ketua KPU Provinsi Kalbar, Ramdan mengungkapkan jika Rumah Pintar Pemilu adalah sebuah konsep pendidikan pemilih yang dilakukan melalui pemanfaatan ruang dari suatu bangunan atau bangunan khusus untuk melakukan seluruh program aktivitas proyek edukasi masyarakat.
Pada rumah pintar pemilu ini satu sisi sebagai pendidikan pemilih dilakukan, disisi lain menjadi wadah komunitas pegiat pemilu membangun gerakan.
Berbagai sarana untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan inspirasi tentang pentingnya pemilu dan demokrasi maka disediakanlah rumah pintar pemilu.
Untuk menjalankan fungsi itu semua hal tentang pemilu dan demokrasi disampaikan melalui penayangan audio visual, ruang pameran, ruang simulasi dan ruang diskusi.
Pada fungsi yang lebih luas, konsep rumah pintar pemilu dapat difungsikan menjadi semacam museum pemilu.
"Konsep rumah pintar pemilu menjadi penting menjawab kebutuhan pemilih dan masyarakat akan hadirnya sebuah sarana edukasi nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan," katanya
selain itu, Rumah Pintar Pemilu diharapkan dapat membentuk generasi bangsa yang mampu menerjemahkan nilai demokrasi sesuai khitahnya.
Generasi inilah yang selain dapat menjadi cerdas, juga dapat menjadi pemimpin yang berkualitas dan melahirkan kebijakan yang memihak pada kebijakan kesejahteraan masyarakat.
Maka dari itu, materi edukasi yang disajikan pada rumah pintar pemilu harus memuat sarana untuk memperkenalkan, memahamkan, menanamkan kesadaran dan menginspirasi masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai demokrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/suasana-saat-peresmian-laboratorium-rumah-pintar.jpg)