DISINFORMASI

CEK FAKTA - Informasi Ledakan di Dekat Masjid Istiqlal Jakarta, Ada Tas Mencurigakan

Sekitar pukul 13.50, tim membuka tas yang ternyata berisi pakaian, di antaranya baret arhanud, sarung tangan, kantong plastik, serta selendang secapa.

Penulis: Marlen Sitinjak | Editor: Marlen Sitinjak
Ihsanuddin
Kursi yang digunakan Raja Salman untuk Shalat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (2/3/2017) silam. 

DISINFORMASI - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) melalui situs web kominfo.go.id meng-counter informasi bohong yang di-posting di media sosial.

Dalam postingan menyebutkan adanya ledakan di dekat Masjid Istiqlal, Jakarta.

Berikut penjelasan lengkap Kemkominfo:

Telah beredar informasi di media sosial yang menyebutkan adanya ledakan di dekat Masjid Istiqlal.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Harry Kurniawan membantah adanya ledakan di samping Hotel Sriwijaya, Gambir, Jakarta Pusat.

Menurutnya Kabar ledakan dari kawasan dekat Masjid Istiqlal itu adalah hoaks, yang terjadi adalah adanya penemuan tas mencurigakan.

Setelah dibuka ternyata berisi pakaian, di antaranya baret arhanud, sarung tangan, kantong plastik, serta selendang secapa.

KATEGORI: HOAKS

(HOAKS) Prabowo Sudah Mengirim Utusan untuk Pulangkan Habib Rizieq Shihab

CEK FAKTA - Dilarang Tulis Ucapan Selamat Natal dan Selamat Imlek di Kue TOUS les JOURS

CEK FAKTA Informasi Ledakan di Dekat Masjid Istiqlal Jakarta, Ada Tas Mencurigakan
CEK FAKTA Informasi Ledakan di Dekat Masjid Istiqlal Jakarta, Ada Tas Mencurigakan (kominfo.go.id)

News Counter dikutip dari tempo.co terbit, Senin 16 Desember 2019 15:24 WIB: 

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Harry Kurniawan membantah adanya ledakan di samping Hotel Sriwijaya, Gambir, Jakarta Pusat.

Kabar ledakan dari kawasan dekat Masjid Istiqlal itu beredar luas. 

"Itu hoax," kata Harry saat dikonfirmasi lewat pesan pendek, Senin 16 Desember 2019.

Menurut Harry, yang terjadi adalah adanya penemuan tas mencurigakan.

Tim Gegana yang tiba di lokasi, kata Harry, membuka tas yang ternyata berisi pakaian itu.

"Dibuka tanpa ledakan," tutur dia.

Berdasarkan laporan Kepolisian Sektor Gambir, tas tersebut tergeletak di samping minibus Toyota Innova yang terparkir di samping Hotel Sriwijaya sekitar pukul 12.30 WIB.

Laporan adanya tas mencurigakan datang dari Burhanuddin, petugas keamanan Hotel Sriwijaya.

Burhanuddin melapor ke anggota polisi yang berada di Jalan Veteran 1, Jakarta Pusat, yang kemudian menghadirkan tim penjinak bom Gegana dari Polda Metro Jaya. 

Selama sekitar satu jam setelahnya, Tim Gegana menyelidiki tas berukuran 40x20 sentimeter itu.

Sekitar pukul 13.50, tim membuka tas yang ternyata berisi pakaian, di antaranya baret arhanud, sarung tangan, kantong plastik, serta selendang secapa. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved