(HOAKS) Prabowo Sudah Mengirim Utusan untuk Pulangkan Habib Rizieq Shihab

(HOAKS) Prabowo Sudah Mengirim Utusan untuk Pulangkan Habib Rizieq Shihab

Kolase Tribun Bogor/TRIBUNNEWS.COM
Habib Rizieq Shihab dan Prabowo Subianto 

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan kabar Prabowo sudah mengirim utusan untuk pulangkan Habib Rizieq Shihab adalah hoaks.

Kementerian Kominfo menyatakan, kabar Prabowo sudah mengirim utusan untuk pulangkan Habib Rizieq Shihab menyebar dalam bentuk tangkapan layar sebuah artikel.

Artikel yang dimaksud, berjudul "Gerindra: Pak Prabowo Sudah Mengirim Utusan Untuk Kepulangan Habib Rizieq Shihab"

Melalui situs resmi kominfo.go.id, Kementerian Kominfo menegaskan, faktanya kabar ataupun klaim bahwa Prabowo telah mengirim utusan untuk mengurus kepulangan HRS adalah tidak benar.

Setelah ditelusuri diketahui bahwa foto artikel tersebut merupakan hasil suntingan yang  mengambil beberapa penggalan kalimat dari berita tribunnews berjudul "Gerindra: Pemulangan Habib Rizieq Bukan Tugas Menhan".

Baca: Sejumlah Masyarakat Batak Kalbar, Adakan Pagelaran Kesenian Bertajuk Semalam di Danau Toba

Baca: TERUNGKAP! Sosok Wanita Diciduk bersama Pria Hidung Belang, Pernah Puteri Pariwisata dari Kalimantan

Dalam artikel asli, ketua DPP Partai Gerindra, Riza Patria menegaskan pemulangan Habib Rizieq bukanlah tugas Kementerian Pertahanan.

Beliau sama sekali tidak memberikan pernyataan bahwa Prabowo telah mengirim utusan terkait kepulangan HRS.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyampaikan hal itu saat merespons permintaan PA 212 memberi target 100 hari kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memulangkan Habib Rizieq.

"Terkait dalam hal permintaan Alumni 212 untuk mengembalikan Habib Rizieq, tentu itu menjadi tugas daripada kementerian terkait," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

"Ada di situ Kementerian Luar Negeri yang bertanggung jawab terhadap seluruh WNI di luar negeri, ada Kemenkum HAM yang bertanggung jawab terkait dengan masalah-masalah hukum seluruh warga negara yang di luar negeri, termasuk Imigrasi," jelasnya.

"Juga tentu menjadi urusan Kemendagri terkait politik dan sebagainya. Setidaknya ada tiga kementerian ini yang terkait. Dan tentu ini bukan menjadi tugas Kementerian Pertahanan," lanjutnya.

Menurut penuturannya, permintaan memulangkan Habib Rizieq itu sudah diajukan PA 212 sejak Prabowo menjadi calon presiden.

Namun, karena Prabowo tak terpilih menjadi presiden dan saat ini menjabat menteri, Riza meminta masyarakat memahami bahwa Prabowo harus menjalankan visi-misi Presiden Jokowi.

"Untuk itu, terhadap seluruh harapan permintaan masyarakat harus bisa memahami bahwa sekarang posisi Pak Prabowo adalah sebagai Menhan," katanya.

"Tentu sebagai Menhan beliau harus melaksanakan tugasnya sesuai dengan visi-misi program presiden terpilih, yaitu program Pak Jokowi-Ma'ruf Amin dan tentu beliau tugasnya menjaga kedaulatan negara," ujar Riza.

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved