VIDEO: Komisi IV DPRD Kalbar Awasi Pembangunan RSUD Soedarso
Ia pun menerangkan, pihaknya tidak mengalami masalah berarti saat pengerjaan dan hanya terkendala hujan di awal waktu.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Maudy Asri Gita Utami
PONTIANAK - Komisi IV DPRD Kalbar melakukan pengawasan terhadap pembangunan RS Soedarso Pontianak, Rabu (11/12/2019).
Ketua Komisi, Subhan Nur beserta jajaran terjun langsung pada pembangunan pondasi, dan struktur gedung bagian atas oleh Citra Contraktor Hasaja yang menelan anggaran sekitar 36 Milyiar.
Sempat diawali dengan pemaparan oleh pihak kontraktor, Anggota Komisi IV juga memantau langsung proses pengerjaan RS Provinsi yang masih bergelimpangan dengan banyak alat berat dan material bangunan.
Project Manager, Citra Contraktor Hasaja, Ferly Kalalo mengungkapkan jika pengerjaan pihaknya telah hampir selesai.
• Dinas PU Kalbar Targetkan Pembangunan RSUD Soedarso Rampung Akhir 2020
• Ketua Komisi IV Pastikan Pembangunan Tahap Awal RSUD Soedarso Tidak Ada Masalah
"Progres yang kami lakukan 91 persen, artinya kami masih ada 9 persen lagi pekerjaan sesuai kontrak," jelasnya.
"Sisa lima hari lagi, dan sesuai target, hari minggu kami selesai" timpal Ferly.
Ia pun menerangkan, pihaknya tidak mengalami masalah berarti saat pengerjaan dan hanya terkendala hujan di awal waktu.
"Pasti optimis, kami tidak ada kendala, diwaktu awal saja, pondasi kita berpacu dengan hujan," bebernya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kalbar, Subhan Nur memastikan jika pengerjaan pondasi dan struktur gedung bangunan telah baik.
Sebelumnya, dijelaskan dia jika pengawasan dilakukan dalam rangka menjalankan tupoksi dikomisi IV bidang infrastruktur dan dibangun menggunakan APBD Provinsi.
"Hasil ini akan kita simpulkan dalam rapat kerja, Pada aspek awal pembangunan RS Soedarso kita lihat tepat waktu."
"Kita juga akan melihat regulasi-regulasi, sepanjang pada aspek regulasi dimungkinkan dilanjutkan, silahkan, asal jangan sampai menjadi aspek temuan yang akan bertindaklanjut pada aspek hukum," ungkapnya.
Lanjut Legislator NasDem ini, jika OPD yang ada di Kalbar serapan anggarannya masih rendah.
"Kita lihat dengan masih rendahnya serapan anggaran oleh OPD tertentu juga menjadi bahan evaluasi kita kedepan," pungkasnya. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak