Dampak Banjir Sidas, Rumah Terendam Buat Warga Terpaksa Mengungsi
Disampaikan dia, banjir yang terjadi tahun ini cukup parah dari tahun-tahun sebelumnya.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Maudy Asri Gita Utami
LANDAK - Banjir cukup parah terjadi di Desa Sidas Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak pada Selasa (10/12/2019).
Bahkan dari informasi yang dihimpun, banjir di Sidas sudah terjadi sejak kemarin sore.
"Tadi subuh sekitar jam 3 air semakin naik. Dari kemarin sih mulai banjir pas hujan deras," ujar satu diantara warga Sidas di Gang Joah yang rumahnya ikut terendam banjir, Adut kepada Tribun.
Disampaikan dia, banjir yang terjadi tahun ini cukup parah dari tahun-tahun sebelumnya.
• Jembatan Sederam Terendam Banjir, Camat: Jembatan Penghubung Desa Sadaniang-Desa Pasir
"Banjir besar ni bang, terakhir banjir seperti ini tahun 2013," ungkapnya.
Akibat dari banjir tersebut, ada rumah warga yang terendam sekitar hampir 1 meter.
Sehingga membuat warga mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.
"Warga saling bantu untuk evakuasi, ada juga yang pakai sampan punya warga. Pagi ini juga sudah ada bantuan perahu dari BPBD," ungkapnya.
Selain di daerah-daerah bantaran sungai yang terkena banjir, jalan raya pun ikut terendam banjir.
"Iya jalan raya juga ada yang kena banjir," tambahnya.
Sementara itu Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan membenarkan banjir di Sidas.
"Iya banjir, anggota kita sudah menuju ke sana," ungkap Kapolsek.
Enam Desa di Kecamatan Air Besar Terendam
Tingginya intensitas hujan di wilayah Kecamatan Air Besar dua hari terakhir mengakibatakan banjir di 6 Desa di Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak pada Senin (9/12/2019).
Dalam kesempata itu, Kapolsek Air Besar Iptu R Dolok Saribu didampingi Kasi Humas Aiptu Edi S Hasibuan beserta anggota langsung memantau situasi banjir di Desa Serimbu dan Desa Sepangah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/banjir-di-gang-joah-desa-sidas-yang-merendam-pemukiman-warga.jpg)