Kubu Raya Cari Bakal Calon Kepala Sekolah Kompeten

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) bertugas sebagai penyelenggara diklat penyiapan calon kepala sekolah.

IST/LPMP KALBAR
LPMP Kalimantan Barat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya dan LPPKS Indonesia melaksanakan kegiatan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah yang dilaksanakan di Hotel Dangau Kubu Raya, 9-11 Desember 2019. 

Citizen Reporter
Etty Lestari
Widyaiswara LPMP Kalbar

PERATURAN Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 17 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) menetapkan bahwa LPPKS adalah lembaga yang mempunyai tugas penyiapan, pengembangan, dan pemberdayaan kepala sekolah. Hal ini sesuai dengan pasal 2. Salah satu bentuk perwujudan tugas LPPKS adalah adanya Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah (PPCKS).

Kabupaten Kubu Raya membutuhkan banyak calon kepala sekolah karena kepala sekolah yang sudah ada akan mengakhiri tugasnya dan ada pula yang sudah menjalani dua periode. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) bertugas sebagai penyelenggara diklat penyiapan calon kepala sekolah.

LPMP Kalbar telah menjadi mitra kerja LPPKS yang berkedudukan di setiap provinsi merupakan kekuatan besar bagi LPPKS untk melakukan percepatan pencapaian jumlah kepala sekolah yang ber-NUKS. Proses rekrutmen bakal calon kepala sekolah dilaksanakan melalui tahap seleksi administrasi dan seleksi substansi.

Untuk seleksi administrasi telah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya untuk memperoleh guru potensial yang memenuhi persyaratan administrasi sebagai calon kepala sekolah. Dilanjutkan tahap berikutnya adalah seleksi substansi. Dalam pelaksanaan seleksi substansi dilakukan melalui penilaian potensi kepemimpinan (PPK).

Penilaian potensi ini adalah suatu proses pengumpulan informasi yang berkaitan dengan kemampuan, kekuatan, atau daya kepemimpinan yang dimiliki oleh calon kepala sekolah/madrasah yang memungkinkan untuk dikembangkan.

Pada Tahun 2019 ini LPMP Kalimantan Barat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya dan LPPKS Indonesia melaksanakan kegiatan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah yang dilaksanakan pada tanggal 9 s.d 11 Desember 2019 bertempat di Hotel Dangau Kubu Raya.

Tujuan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah adalah (1) Mendapatkan calon kepala sekolah yang memiliki rekomendasi profesional tentang penguasaan lima kompetensi kepala sekolah/madrasah; (2) mendapatkan calon kepala sekolah yang memiliki potensi kepemimpinan yang baik; (3) menilai pengetahuan, wawasan, gambaran gaya/karakteristik kepemimpinan, pengalaman kepemimpinan yang pernah dilakukan dan dimiliki oleh para calon kepala sekolah/madrasah.

Lebih lanjut Gatot perwakilan dari LPPKS Indonesia menjelaskan bahwa kegiatan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah melalui alur yang telah tersusun sejak program pengadaan calon kepala sekolah, baik penilaian secara tertulis maupun wawancara. Tahap wawancara merupakan rangkaian dalam menggali potensi yang dimiliki oleh calon kepala sekolah.

Dalam seleksi substansi tertulis ada empat instrumen yang harus diselesaikan oleh bakal calon kepala sekolah, yaitu instrumen 1a, 1b, terkait masalah yang mendesak yang harus segera diatasi oleh seorang kepala sekolah, sedangkan instrumen 2 merupakan penggalian informasi dalam kompetensi kreativitas calon untk dapat menyelesaikan masalah dengan keberagaman solusi dalam menyelesaikan masalah sekolah.

Kabid GTK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Sukirman melaporkan, peserta seleksi diikuti oleh 125 peserta yang terdiri atas 95 calon dari SD, dan 30 orang calon peserta dari SMP. Dijelaskan juga olehnya bahwa peserta yang lulus akan mengikuti diklat calon kepala sekolah dengan pola in-service learning selama 70 jam pelajaran, on the job learning (OJL) selama 200 jam atau setara dengan 3 bulan. Kemudian pelaksanaan in- service 2 dengan alokasi waktu 30 jam dengan kegiatan presentasi laporan hasil OJL.

Lebih lanjut Kepala LPMP Kalbar Asep Sukmayadi menyampaikan pesan saat memberi sambutan pembukaan bahwa guru yang ditugaskan untuk berperan sebagai manajer di sekolah telah menyisihkan waktunya untuk pengembangan peningkatan mutu sekolahnya. Beliau juga menyampaikan komitmen LPMP Kalbar akan tetap berusaha memfasilitasi dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dan pengembangan literasi.

Asep juga mengutip pidato Mendikbud bahwa ingin memerdekakan belajar. Dalam kemerdekaan belajar memberikan otonomi pada sekolah-sekolah. Namun, dengan memperhatikan prosedur yang berlaku.

Selain itu, Lugito sebagai Asisten II Bupati Kubu Raya mengatakan kepala sekolah memegang peran penting, maka kepala sekolah yang hebat akan mendorong guru menjadi hebat pula. Dari guru-guru yang hebat, akan melahirkan siswa-siswa yang hebat. Untuk mewujudkan siswa yang hebat harus dipacu dan dimotivasi oleh guru yang hebat.

Lugito berharap pada calon kepala sekolah agar dapat menghasilkan guru-guru yang berkreativitas mengikuti perkembangan zaman. Dikatakannya, calon kepala sekolah merupakan kesempatan untuk melakukan perubahan yang ada di sekolah. Sebagai contoh melakukan perubahan kebiasaan dengan peningkatan perubahan displin bagi guru dan siswanya dengan memberikan contoh perbuatan nyata.

Penulis: Arief
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved