Polisi Lakukan Pengecekan Pembangunan Bantuan Rumah Swadaya

Semoga pembangunan ini semoga cepat rampung dan cepat di nikmati warga serta bermanfaat

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pengecekan bantuan rumah swadaya. 

LANDAK - Kanit Reskrim Polsek Meranti Bripka Joko Prianto SH melakukan pengecekan pembangunan bantuan rumah swadaya pada Rabu (4/12/2019).

Adapun yang hadir dalam pengecekan yakni Kabid Perumahan Rakyat, Kawasan Lemukiman Lingkungan Hidup Karolina Kadem Sp MM beserta staf, kemudian perwakilan Camat Meranti serta perwakilan Desa Kelampai Setolo.

Kapolsek Meranti Ipda Yulianus Van Chanel TK SIP melalui Kanit Reskrim mengatakan, pihaknya medukung kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Gelar Anev Kinerja di Polsek Mandor, Kapolsek Sampaikan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Mengenai sejauh mana progres pelaksanaan pembangunan bantuan rumah swadaya, yang dilakukan oleh Dinas terkait terhadap rumah masyarakat di Desa Kelampai Setolo, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak.

"Semoga pembangunan ini semoga cepat rampung dan cepat di nikmati warga serta bermanfaat," harapnya.

Program Bedah Rumah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia, salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.

Pada tahun 2019, program BSPS ditargetkan dapat menjangkau sebanyak 206.500 unit rumah tidak layak huni melalui dua kegiatan, yakni peningkatan kualitas rumah sebanyak 198.500 unit dan pembangunan baru 8.000 unit.

Total anggaran program rumah swadaya dalam APBN 2019 sebesar Rp 4,28 triliun.

“Hal ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak bagi MBR. Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

 

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan program BSPS salah satunya akan dilaksanakan di sekitar Kawasan Wisata Sirkuit MotoGP Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program bedah rumah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas rumah masyarakat dan dapat menjadi _homestay_ bagi para wisatawan dan penonton yang akan datang untuk melihat ajang MotoGP di NTB.

BREAKING NEWS - Mobil Dinas Kesehatan Melawi Kecelakaan di Trans Kalimantan, Satu Meninggal Dunia

“Besar dana bantuan Rp 17,5 juta per unit rumah. Masing-masing desa tersebut akan mendapat bantuan bedah rumah untuk 40 unit rumah. Kami menugaskan Satuan Non Vertikal tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi NTB untuk melakukan pengawasan dan pembangunan program bedah rumah di KSPN tersebut,” tandasnya.

Jumlah rumah yang akan mendapat bantuan berjumlah 240 unit rumah.

Lokasi penyaluran program BSPS di Provinsi NTB berada di Kabupaten Lombok Tengah yakni di Kecamatan Pujut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved