Bertambah Lagi Korban Skimming Rekening Nasabah Bank BUMN, Sehari Ada 3 Orang
Malam harinya, seorang karyawan swasta yang bernama Indah juga mengalami hal serupa.
PONTIANAK - Satu persatu korban pembobolan rekening nasabah bank BUMN di Kota Pontianak bermunculan, mulai dari sorang mahasiswa yang saldonya terkuras habis sebesar Rp2 juta.
Kemudian, seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang saldonya terkuras juga hingga Rp10 juta dalam empat kali penarikan sesuai dengan notifikasi yang masuk di SMS Banking miliknya.
Kedua korban diatas mendapat pemberitahuan saat pagi hari, Rabu (4/12/2019).
Malam harinya, seorang karyawan swasta yang bernama Indah juga mengalami hal serupa.
Berdasarkan SMS Banking yang masuk pada Hanphonenya, tertera pada pukul 19.47 WIB malam.
"Saya juga menjadi korban, uang saya ditarik tanpa sepengetahuan saya," ucap Indah saat diwawancarai Tribun.
• POPULER - Fakta Korban Skimming Bertambah di Pontianak, OJK Turung Tangan Beri Tips Hindari Skimming
Notifikasi pemberitahuan bahwa telah menarik uang tunai disebutnya sebanyak empat kali. Setiap penarikan berjumlah Rp2,5 juta.
"Rp10 juta uang saya hilang dan ditariknya, padahal saya tidak melakukan penarikan," tambah indah.
Penarkan tersebut berselang beberapa menit saja, berdasarkan waktu yang tertera pada SMS Banking, telah terjadi penarikan tunai pada rekening Indah dimulai pukul, 19.47-19.49 WIB.
"Saldo saya awalnya Rp18 juta dan sekarang tinggal Rp8 juta," jelasnya.
Indah menambahkan terakhir menggunakan kartu ATM di Pontianak Mall.
Ia telah menghubungi no CS bank tersebut dan melaporkan kejadian itu.
Ia berharap uangnya bisa kembali dan utuh seperti semula.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/update-korban-skiming-nasabah-bri-bertambahpns-bkkbn-kehilangan-rp-10-juta-di-rekening.jpg)