Banjir Singkawang, Warga Takut Buaya Muncul
Tak banyak harapan Sri. Ia hanya berharap dapat mempunyai uang yang cukup agar bisa pindah dan memiliki rumah sendiri.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Nasaruddin
Kawasan Pasar Baru, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat sudah hampir sepekan diterjang banjir.
Ketinggian air, sempat mencapai pinggang orang dewasa.
Beberapa warga bahkan memilih mengungsi ke Shelter Harmoni di Jalan BLKI, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.
Sementara yang lain memilih bertahan sambil menjaga barang-barang di rumah agar tidak dicuri.
"Saya tinggalkan macam tahun dulu rumah saya dibongkar, dicuri," kata satu di antara warga Pasar Baru, Sri (54).
Banjir yang merendam tempat tinggalnya telah berlangsung empat tahun sejak Ia tinggal bersama suami dan dua cucu di kawasan Pasar Baru.
Rumah yang ditempati merupakan milik bos tempat suaminya bekerja sebagai supir truk.
Tahun lalu hal serupa terjadi dan memilih mengungsi ke rumah keluarganya di Kelurahan Sekip.
• Banjir Landa Dusun Singkuang Daok Sanggau, Rumah 85 KK Terendam dan Akses Jalan Terputus
Namun rumahnya dibongkar orang. Barang-barang pun dicuri.
Tahun ini Sri dan keluarga memilih bertahan di tengah dinginnya suhu. Barang yang ada di rumah terpaksa ditumpukkan menjulang tinggi sebagai tempat ia tidur.
"Susah tidur, susah masak, susah mandi," ceritanya.
Tak banyak harapan Sri. Ia hanya berharap dapat mempunyai uang yang cukup agar bisa pindah dan memiliki rumah sendiri.
Berbeda dengan Sri, warga lainnya Fitriani memilih mengungsi ke Shelter Harmoni karena takut kemunculan buaya saat air mulai meluap di sekitar rumahnya.
Ia mengaku pernah melihat munculnya buaya saat air naik. Buayanya besar meski hanya satu ekor. "Di WC itu ada juga, waktu air banjir di jembatan dia," tuturnya.
Ia mengatakan ketinggian air di tempatnya sudah mencapai sepinggang orang dewasa. "Air naik diperkirakan pukul 00.00 WIB, kemudian menjelang siang air semakin naik," katanya.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meninjau banjir yang melanda kawasan Pasar Baru, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (4/12/2019).
Peninjauan orang nomor satu di Kota Singkawang ini didampingi Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, BPBD Kota Singkawang, Lurah dan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya.
Rombongan menyusuri kawasan banjir dengan berjalan kaki menerobos air yang hampir mencapai lutut kaki orang dewasa. Bahkan pada beberapa titik banjir bisa melebihi lutut kaki orang dewasa.
Beberapa anak-anak mengikuti iringan rombongan sembari bermain air.
Sementara orang dewasa yang dilintasi rombongan mencoba mendekat untuk berinteraksi dan berbincang.
Sekitar 15 menit berjalan, rombongan mampir ke rumah warga yang direndam cukup dalam.
Mereka lalu masuk ke dalam dan berbincang pada penghuni rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/banjir-di-kawasan-pasar-baru-singkawang.jpg)