IKBM Kalbar Gelar Malam Grand Final Pemilihan Duta Lanceng Praben 2019
Pada malam grand final ini, 13 pasang Lanceng dan Praben tersebut diseleksi menjadi 5 besar pasang Lanceng dan Praben.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Maudy Asri Gita Utami
PONTIANAK - Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar menggelar Grand Final Pemilihan Duta Lanceng Praben, yang diselenggarakan di Hotel Mercure kota Pontianak, pada Sabtu (30/11/2019) malam.
Pada pemilihan kali ini diikuti oleh 26 peserta atau 13 pasang Lanceng Praben yang sebelumnya telah dikarantina di Asrama Haji kota Pontianak, untuk diberikan pembekalan serta pengetahuan-pengetahuan mengenai Budaya.
Pada malam grand final ini, 13 pasang Lanceng dan Praben tersebut diseleksi menjadi 5 besar pasang Lanceng dan Praben.
Adapun 5 besar duta Lanceng tersebut diantaranya, Dussalam dari Mempawah 1, Rizal Samsul dari Ketapang, Istar Dohu dari Kuburaya, kemudian Firmansyah Aziz dari Mempawah, serta Irfan Kamil dari Sanggau 1.
• IKBM Gelar Mubes ke-VI, Laksanakan Pemilihan Ketua Umum Periode 2019-2024
Kemudian pada 5 besar duta Prabennya yakni diantaranya, Siti Roningsih dari Landak, Siti Naelah dari Kuburaya, kemudian Diana Lopita dari Mempawah 1, lalu Eva Salbilah dari Sanggau 1, serta Novilia dari Pontianak.
Selanjutnya 5 besar Lanceng dan Praben inipun akan diseleksi lagi, dengan diberikan pertanyaan seputar kebudayaan madura baik yang lokal maupun yang berkolaborasi dengan kebudayaan Kalbar.
Terpilih dari Kabupaten Mempawah dan Landak
Acara malam Grand Final Pemilihan Duta Lanceng Praben ini diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar, di Hotel Mercure kota Pontianak, pada Sabtu (30/11/2019) malam.
Keluar sebagai Finalis dari Kabupaten Mempawah atasnama Dussalam dan Finalis dari Kabupaten Landak atasnama Siti Runingsi.
Mereka terpilih sebagai Lanceng Praben Kalimantan Barat 2019.
Sementara itu Kabupaten Kubu Raya hanya masuk sebagai 5 besar, dari 13 Lanceng yang masuk dalam lima besar.
Istar Dohu Lanceng perwakilan Kubu Raya menyampaikan bahwa, dirinya bersama yang lainnya, sebelum malan Grand Final Pemilihan Lanceng Praben telah dikarantina di Asrama Haji Pontianak, selama tiga hari.
"Ketika disebutkan masuk dalam lima besar, sebelumnya tidak terlalu berharap, tapi Alhamdulillah bisa masuk, dan merasa bangga. Namun, sebelumnya pada saat karantina, kawan-kawan yang lain juga aktif sekali, cuman alhamdulillah saya bisa masuk lima besar," ungkapnya kepada Tribun.
Lanjutnya ia juga menyampaikan visi dan misinya bila menjadi Lanceng 2019. Dikatakannya Lanceng dan Praben akan dijadikan sebuah tong atau jembatan untuk mengangkat tradisi madura.
"Disitulah untuk proses, orang madura bisa mengangkat semua tradisi-tradisinya, dan bisa dikenal hingga tingkat internasional," katanya. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/lanceng-paraben-2019.jpg)