Advetorial

Diskominfo Landak Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi

Acara dibuka oleh Bupati Landak melalui asisten perekonomian dan pembangunan Alexander.

Diskominfo Landak Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi - diskominfo-landak-cvbxec.jpg
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Diskominfo Landak
Penyerahan cideramata saat acara sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi
Diskominfo Landak Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi - diskominfo-landak2.jpg
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Diskominfo Landak
Suasana pelatihan Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Diskominfo Landak
Diskominfo Landak Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi - diskominfo-landak3.jpg
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Diskominfo Landak
Foto bersama saat acara sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Diskominfo Landak

PONTIANAK - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak melakukan Sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi (PPID) tahun 2019 di Aula Kantor Bupati Landak.

Acara dibuka oleh Bupati Landak melalui asisten perekonomian dan pembangunan Alexander.

Hadir dalam sosialisasi ini perwakilan OPD sebanyak 31orang, camat ada 13 orang dan Kepala Desa ada 156 orang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak Yohanes. A, SE, menyampaikan sosialisasi ini untuk mengetahui keterbukaan informasi telah menjadi kebutuhan dan hak semua orang.

Orang berhak tahu kinerja badan publik sebagaimana diatur dalam UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Kegiatan Sosialisasi dan Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan perwujudan dari UU ini dan Keterbukaan informasi merupakan bentuk transparansi informasi terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil oleh penyelenggara pemerintah kepada masyarakat/publik.

"Dengan demikian pemerintah harus responsif terhadap keterbukaan, karena dengan keterbukaan akan timbul legitimasi (kesahan) dan kepercayaan publik," ujar Yohanes.

Dikatakannya sosialisasi ini sebagai bentuk peningkatan pemahaman dan wawasan serta pengetahuan tentang penyediaan dan pengelolaan informasi yang mudah dan berkualitas kepada masyarakat dan kepada pelaksana PPID agar menjadi aparatur yang profesional dalam melayani publik.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memfasilitasi koordinasi dan kerjasama yang dinamis antar petugas PPID baik di Kabupaten maupun di Kecamatan dan Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak.

"Melalui sosialisasi ini kami ingin menjadikan petugas PPID profesional dalam melayani permohonan informasi. Terlebih dengan penguasaan teknologi informasi yang harus dimiliki petugas PPID. Dan kami ingin mendorong petugas PPID lebih berinteraksi dengan masyarakat melalui teknologi informasi," kata Yohanes.

Selain itu kegiatan ini juga untuk menjalin kerjasama, koordinasi antar petugas PPID serta ajang bertukar informasi dalam penyediaan dan pelayanan informasi publik untuk peningkatan pengetahuan dan wawasan tentang penyediaan dan pengelolaan informasi publik.

"Jadi kegiatan cukup penting agar dipahami dan diikuti dengan baik," harap Yohanes.

Sosialisasi Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Kabupaten Landak merupakan kabupaten pertama di Indonesia yg menghadirkan Komisioner Komisi Informasi Pusat.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved