VIDEO: Inilah yang Diharapkan Gubernur Sutarmidji Pada Ulang Tahun ke-57

Ia melanjutkan pemotongan nasi tumpeng dan juga pemotongan kue yang diikuti oleh jajaran ASN Provinsi Kalbar bersamaan.

Tayang:

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke- 57 tahun ditemani sang istri tercinta Lismaryani Sutarmidji.

Perayaan tersebut usai Sutarmidji menjadi inspektur upacara memperingati Hari Korpri ke-48 dan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (29/11/2019).

Usai upacara Gubernur Kalbar, Sutarmidji memanggil beberapa orang dari staff nya dan juga dari beberapa instansi memberikan hadiah untuk diberangkatkan umroh bersamaan sebagai hadiah ulang tahunnya yang diberikan secara pribadi.

Usai pemberian hadiah Umroh, ia melanjutkan pemotongan nasi tumpeng dan juga pemotongan kue yang diikuti oleh jajaran ASN Provinsi Kalbar bersamaan.

Ulang Tahun Gubernur Sutarmidji, Ini Hal Spesial yang Diberikan Istri Tercinta!

Gubernur Kalbar Minta Setiap ASN Miliki Jiwa Inovatif dalam Pelayanan Publik

Midji juga memberikan suapan pertama kepada sang istri dan juga beberapa orang lainnya yang telah mendapat penghargaan sebagai pegawai teladan di Hari Korpri .

Ia mengucap syukur bahwasanya Hari Ulang Tahunnya di peringati oleh seluruh ASN di seluruh Indonesia karena bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Korpri RI.

"Tadi juga sekaligus waktu upacara saya bacakan ada sambutan Presiden RI."

"Itulah bahagianya karena ulang tahun saya bersamaan dengan hari Korpri RI," ujarnya.

Di usia -57 ini tentunya ia ingin memberikan yang terbaik untuk daerah dan melakulan hal yang terbaik.

"Saya mohon maaf pada masyarakat dan kepada jajaran pemerintah provinsi Kalbar kalau kaget dengan kepemimpinan saya."

"Mungkin selama ini saya banyak suka ngomelnya. Tapi saya profesional saya tidak akan menghambat siapa pun untuk maju," ujarnya.

Ia juga mengajak semuanya untuk bersama membangun Kalbar dan melakukan inovasi dan dirinya mengucapkan banyak terima kasih atas doa yang telah dipanjatkan untuk dirinya.

"Mudah-mudahan saya bisa mengabdi untuk daerah ini secara maksimal."

"Kalau sekarang saya sudah mengurangi bleter (ngomel) karena banyak yang udah baik."

"Semakin banyak ada perbaikan maka akan semakin banyak senyum," ujarnya.

Ia mengatakan dinas yang tak pernah dileter berarti sudah dianggapnya bagus.

Namun jika salah baru dileterkan lagi .

"Sehingga sekarang grafik puncaknya dari bleter sudah lewat dan menurun dan beralih ke banyak senyum," pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved