Berikut Peran Kemenkeu Dalam Tata Kelola Keuangan dan Menghadapi Era Industri 4.0

Dengan dua aplikasi ini semua nanti arahnya papperless ke arah satu kali entri untuk satu kepentingan .

Berikut Peran Kemenkeu Dalam Tata Kelola Keuangan dan Menghadapi Era Industri 4.0
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Foto bersama gubernur Kalbar usai membuka Seminar Innovation for self Development by Helmi Yahya di Hotel Ibis Pontianak, Kamis (28/11/2019). 

PONTIANAK - Balai Diklat Keuangan Pontianak menggelar Seminar Innovation for self Development by Helmi Yahya di Hotel Ibis Pontianak, Kamis (28/11/2019).

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, dan mendatangkan Helmi Yahya yang merupakan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia atau TVRI, serta para jajaran Ditjen Perbendaharaan ( DJPb) Kalbar dan OPD Provinsi Kalbar.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan ( DJPb) Kalbar, Edih Mulyadi mengatakan sejauh ini kalau terkait dengan pengembangan ASN di Kalbar khususnya di Kemenkeu sudah terprogram secara baik.

Pelamar CPNS Pemprov Kalbar 7.513 Orang, Ini Jadwal Pengumuman Kelulusannya

"Secara kompetensi kita juga terus mengadakan kegiatan untuk memperkaya kemampuan mereka baik dalam bentuk pendidikan, latihan, dan workshop maupun seminar seperti ini dan kita juga di Kementrian Keuagan adakan untuk beberapa diklat," terang Edih Mulyadi.

"Bagi yang tidak memungkin ikut di tarik ke suatu tempat itu kita adakan program KLC ( Kemenkeu Learning Center) yakni program belajar jarak jauh yang di program kan secara nasional dan ini sudah berjalan untuk pengembangan kompetensi ," ujarnya.

Hal ini dilakukan dengan harapan kompetensi sudah ada di barengi jiwa entrepreur dan inovatif yang ja fikir akan membantu Kemenkeu kedepan dalam menghadapi era industri 4.0.

Ia mengatakan sebentar lagi tahun 2020 semester 2 semua satuan kerja diseluruh Indonesia akan menggunakan aplikasi SAKTI ,Aplikasi gandengan aplikasi SPAN yang digunakan oleh pengelola anggaran dan aplikasi Sakti ini akan digunakan oleh Satker .

VIDEO: Yuk Kenalan dengan Ari Turbo, Petinju Profesional Pontianak Pemegang 2 Sabuk Dunia

Dengan dua aplikasi ini semua nanti arahnya papperless ke arah satu kali entri untuk satu kepentingan .

"Jadi diharapkan tata kelola keuangan akan semakin baik itulah wujud inovasi yang luar biasa yang dilakukan oleh Kemenkeu khususnya djbp bagaimana mengelola keuangan kedepan agar semkin bagus ," ujarnya.

 Kelola Keuangan

Terkait dengan tata kelola keuangan sampai ke tingkat daerah provinsi, Kabupaten dan kota ia latalan Kalau kementrian lembaga juga punya pedoman yang sama seperti SAKTI dan Span dan bagaimana proses pengelolaan anggaran itu

"Prosesnya sama dengan Satker kementrian lembaga, tetapi kalau daerah memang kontrol kita tidak seperti Kementrian lembaga. Jadi pemda dalam SKP , struktur organisasi tata kerja (SOTK) dan lainnya kontrolnya ada di pemda, tapi kami juga ikut berttanggung jawab dalam bentuk asistensi kepada mereka agar mereka juga bisa meniru hal yang positif di pemerintah pusat untuk diterapkam di pemda masing- masing ," jelasnya.

Jadi semua tata kelola keuangan daerah langsung di kelola masing- masing provinsi, kab, kota.

"Bahkan gubernur menyampaikan bagaiamana dirinya berinovasi sebagai dasar basic inovasi di pemerintahan dengan membentuk data analitik room yang merupakan pusat data yang direferensi dalam mengambil kebijakan," pungkansya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved