BPBD Sebut Hingga Saat Ini Belum Ada Laporan Daerah Terendam Banjir di Mempawah
Ia juga mengungkapkan ada sekitar 35 desa di Kabupaten Mempawah yang rawan banjir dan tersebar di beberapa kecamatan.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Maudy Asri Gita Utami
MEMPAWAH - Kendati hujan sudah mulai intens turun di Kabupaten Mempawah, namun menurut kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah, H Hermansyah mengatakan saat ini belum ada laporan terkait adanya banjir di Mempawah.
Diakuinya pula pihaknya telah menurunkan tim untuk memantau perkembangan banjir di wilayah rawan.
"Hingga saat ini belum ada laporan banjir baik itu dari tim di lapangan maupun dari masyarakat," ujarnya.
Namun diakui oleh Hermansyah, Kabupaten Mempawah mungkin saja bisa terdampak banjir kiriman dari Kabupaten lain.
• Jalan Raya Purnama Tergenang, Paiman: Ini Banjir Paling Parah
"Untuk banjir kiriman dari kabupaten lain bisa saja, karena sekarang informasinya di Karangan sudah mulai tinggi. Kalau disana banjir kemudian disini hujan cukup lama maka mungkin saja banjir, dan yang rawan itu di Mempawah timur," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan ada sekitar 35 desa di Kabupaten Mempawah yang rawan banjir dan tersebar di beberapa kecamatan.
"Ke 35 desa tersebut tersebar di 8 kecamatan, diantaranya Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sungai Pinyuh, Tingkat, Toho, Sedangkan dan Sungai Kunyit."
"Di Mempawah Hilir ada 4 desa, Mempawah Timur 5 desa, Sungai Pinyuh 4 desa, Segedong 3 desa, Jongkat 3 desa, Toho 3 desa, Sadaniang 3 desa dan Sungai Kunyit 9 desa," katanya.
Karena itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada bahaya banjir terutama masyarakat yang bermukim di pesisir pantai.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada di pergantian cuaca ini, terutama masyarakat yang tinggal di pesisir."
"Karena kalau intensitas hujan tinggi dan air pasang kemungkinan terjadi banjir sangat besar," pungkasnya.
Tiga Daerah di Kalbar Banjir
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, Lumano mengatakan menurut laporan yang ia terima sejauh ini ada 3 daerah yang banjir yakni Kota Pontianak, Kabupaten Kapuas Hulu dan Sekadau.
Sedangkankan untuk daerah Kabupaten Melawi, Sintang dan Landak sementara belum banjir tapi debet air sudah tinggi.
"Himbauan sudah kita berikan kepada BPBD Kabupaten/Kota untuk antisipasinya dan semogalah banjir tidak meluas," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu (24/11/2019).
Ia berpesan agar masyarakat tetap waspada menghadapi kemungkinan banjir dan untuk Kalak Kabupaten/Kota juga pasti akan terus memantau prediksi Info Cuaca yang disampaikan oleh BMKG sebagai rujukan di lapangan. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak