Update Terkini Stok Darah di UDD PMI Sanggau, Berikut Rinciannya
Stok darah dapat berubah sewaktu-waktu, untuk mengeceknya bisa akses di Fb PMI Kabupaten Sanggau, petugas PMI yang lainnya.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Maudy Asri Gita Utami
SANGGAU - Sekretaris PMI Kabupaten Sanggau, Urbanus menyampaikan untuk mempermudah masyarakat mengetahui jumlah stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Sanggau, pihaknya selalu mengupdate stok darah yang tersedia melalui Fb PMI Kabupaten Sanggau.
"Saat ini stok darah golongan A sebanyak 31 kantong, golongan B sebanyak 21 Kntong, golongan O sebanyak 6 kantong dan golongan AB sebanyak 7 kantong," katanya, Minggu (24/11/2019).
Stok darah dapat berubah sewaktu-waktu, untuk mengeceknya bisa akses di Fb PMI Kabupaten Sanggau, Fb miliknya sendiri dan petugas PMI yang lainya atau melalui Instagram utd.pmisanggau atau Fb PMI Sanggau.
Kita, lanjutnya, tetap akan berusaha agar stok darah di UTD PMI Sanggau tetap tersedia.
• Desa Rasau Jaya Pelopori Gerakan Donor Darah
Kita juga harapkan agar masyarakat mau mendonorkan darahnya di PMI Sanggau.
"Kemudian tanggal 26 rencananya donor darah di SMKN 1 Entikong, "ujarnya.
Donor Darah di SMKN 1 Mukok
alang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sanggau menggelar donor darah sukarela di SMKN 1 Mukok, Kecamatan Mukok, Senin (11/11/2019).
"Donor darah diikuti oleh pelajar siswa dan siswi dan perangkat Desa Sungai mawang, Kecamatan Mukok,"kata Sekretaris PMI Kabupaten Sanggau, Urbanus, Senin (11/11/2019).
Mobile donor darah (UDD) ini kami lakukan untuk menjaga keperluan stok darah setiap hari yang ada di UDD PMI Sanggau.
"Saya ucapkan terimakasih kepada pimpinan sekolah, para guru, pembina PMR serta masyarakat Kecamatan Mukok. Semoga darah yNg disumbangkan berguna untuk mereka yang memerlukan," pungkasnya.
Pelopori Gerakan Donor Darah
Pemerintah Desa Rasau Jaya Satu Adakan Gerakan Donor Darah Kec. Rasau Jaya Kab. Kubu Raya Kal-Bar pada hari Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi.
Untuk diketahui, kegiatan ini adalah pertama kalinya diadakan di Kecamatan Rasau Jaya khususnya, agenda ini sudah direncanakan dari tahun lalu.
Desa Rasau Jaya Satu sebagai desa pelopor untuk diadakannya donor darah,bertepatan pada hari Kamis tanggal 14 November 2019 yaitu memperingati Hari Kesehatan Nasional.
• PMI Sanggau Gelar Donor Darah di SMKN 1 Mukok
• Erlina Ingin Donor Darah Menjadi Gaya Hidup di Mempawah
Dalam agenda ini seluruh elemen masyarakat menghadirinya seperti petani, ibu-ibu PKK, Puskesmas, LPM, Kapolres, Babinsa, Tarang Taruna, Organisasi Pencak Silat dan anak SMA sederajat.
Sumber dana untuk kegiatan ini dikeluarkan oleh pemerintah desa yaitu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES).
Masyarakat sangat antusias sekali menghadiri acara tersebut karena kegiatan kesehatan ini yang sangat menarik, sangat bermanfaat dan baru.
Sebelum melakukan donor darah, masyarakatnya diberikan pemahaman terlebih dahulu mengenai apa itu donor darah, apa saja persyaratannya dan untuk apa manfaatnya juga.
Banyak sekali masyarakat yang tidak mengetahuinya. Ibu Nia satu diantara peserta seminar bertanya.
“Bukannya donor darah itu bayar ya? dan mahal lagi bayarnya kan?” dengan wajah polosnya beliau bertanya.
Pemateri pun menjelaskan dengan cara pandang yang tenang dan bertutur kata lembut ia mengatakan.
“Donor darah itu tidak bayar ibu, untuk pendonor itu gratis dan yang memerlukan darah itu bukan bayar untuk beli darahnya akan tetapi untuk mengganti dana seperti kantong darah serta peralatan lainnya” ujar pemateri.
Kades Desa Rasau Jaya Satu mengatakan.
“Kegiatan ini tidak hanya sekali diadakan namun bersifat kontinu yaitu 3 bulan sekali, agar masyarakat tetap sehat, peduli akan sesama dan aula kantor desa rasau jaya satu sebagai posko tetapnya."
"Untuk stok darah di PMI itu tidak ada, maka kami selaku lembaga desa berinovasi dan melopori desa rasau jaya satu adalah satu-satunya desa yang mengadakan donor darah,". Ujar Pak Hermanto selaku Kades Desa Rasau Jaya Satu.
Tegasnya juga kami membuka peluang untuk teman-teman yang peduli akan donor darah untuk menjadi Relawan PMI Desa Rasau Jaya khususnya dengan persyaratan identitas diri saja seperti fotocopy KTP, usia 17-50 tahun.
Harapan beliau juga dengan slogan “Mari Donorkan Darah Anda Untuk Sesama” yaitu agar masyarakat desa khususnya kecamatan rasau jaya dengan hati ikhlas, kesadaran diri sendiri mau untuk bersama-sama mendonorkan darahnya selain untuk menolong sesama baik juga untuk kesehatan. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-markas-pmi-sanggau-urbanus-ssos-iuwc.jpg)