Desa Rasau Jaya Pelopori Gerakan Donor Darah

Untuk diketahui, kegiatan ini adalah pertama kalinya diadakan di Kec. Rasau Jaya khususnya, agenda ini sudah direncanakan dari tahun lalu.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pemerintah Desa Rasau Jaya Satu Adakan Gerakan Donor Darah Kec. Rasau Jaya Kab. Kubu Raya Kal-Bar pada hari Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. 

Citizen Reporter
Mahasiswa Kubu Raya
Cecep Sunarya

PONTIANAK - Pemerintah Desa Rasau Jaya Satu Adakan Gerakan Donor Darah Kec. Rasau Jaya Kab. Kubu Raya Kal-Bar pada hari Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

Untuk diketahui, kegiatan ini adalah pertama kalinya diadakan di Kecamatan Rasau Jaya khususnya, agenda ini sudah direncanakan dari tahun lalu.

Desa Rasau Jaya Satu sebagai desa pelopor untuk diadakannya donor darah,bertepatan pada hari Kamis tanggal 14 November 2019 yaitu memperingati Hari Kesehatan Nasional.

PMI Sanggau Gelar Donor Darah di SMKN 1 Mukok

Erlina Ingin Donor Darah Menjadi Gaya Hidup di Mempawah

Dalam agenda ini seluruh elemen masyarakat menghadirinya seperti petani, ibu-ibu PKK, Puskesmas, LPM, Kapolres, Babinsa, Tarang Taruna, Organisasi Pencak Silat dan anak SMA sederajat.

Sumber dana untuk kegiatan ini dikeluarkan oleh pemerintah desa yaitu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES).

Masyarakat sangat antusias sekali menghadiri acara tersebut karena kegiatan kesehatan ini yang sangat menarik, sangat bermanfaat dan baru.

Sebelum melakukan donor darah, masyarakatnya diberikan pemahaman terlebih dahulu mengenai apa itu donor darah, apa saja persyaratannya dan untuk apa manfaatnya juga.

Banyak sekali masyarakat yang tidak mengetahuinya. Ibu Nia satu diantara peserta seminar bertanya.

“Bukannya donor darah itu bayar ya? dan mahal lagi bayarnya kan?” dengan wajah polosnya beliau bertanya.

Pemateri pun menjelaskan dengan cara pandang yang tenang dan bertutur kata lembut ia mengatakan.

“Donor darah itu tidak bayar ibu, untuk pendonor itu gratis dan yang memerlukan darah itu bukan bayar untuk beli darahnya akan tetapi untuk mengganti dana seperti kantong darah serta peralatan lainnya” ujar pemateri.

Kades Desa Rasau Jaya Satu mengatakan.

“Kegiatan ini tidak hanya sekali diadakan namun bersifat kontinu yaitu 3 bulan sekali, agar masyarakat tetap sehat, peduli akan sesama dan aula kantor desa rasau jaya satu sebagai posko tetapnya."

"Untuk stok darah di PMI itu tidak ada, maka kami selaku lembaga desa berinovasi dan melopori desa rasau jaya satu adalah satu-satunya desa yang mengadakan donor darah,". Ujar Pak Hermanto selaku Kades Desa Rasau Jaya Satu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved