Pilkada 7 Daerah di Kalbar, Bawaslu RI Minta Masyarakat Tingkatkan Pengawasan

Kami harapkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan jika ada konsolidasi yang mungkin terjadi

Pilkada 7 Daerah di Kalbar, Bawaslu RI Minta Masyarakat Tingkatkan Pengawasan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Anggota Bawaslu, RI Fritz Edward Siregar saat menghadiri sosialisasi pengawasan partisipatif yang dilakukan Bawaslu Kubu Raya dengan kearifan lokal, di Hotel Gardenia Kubu Raya, Rabu (13/11/2019) malam. 

Pilkada 7 Daerah di Kalbar, Bawaslu RI Minta Masyarakat Tingkatkan Pengawasan

PONTIANAK - Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar berharap peran pengawasan masyarakat dalam pemilu dapat meningkat, menyusul dengan akan adanya pilkada di 7 daerah.

Hal ini diungkapkannya saat menghadiri sosialisasi pengawasan partisipatif yang dilakukan Bawaslu Kubu Raya dengan kearifan lokal, di Hotel Gardenia Kubu Raya, Rabu (13/11/2019) malam.

"Terhadap proses pilkada di Kalbar kami berharap masyarakat, kita telah melewati pilkada 2018, pemilu 2019 dengan baik, maka kami harapkan dukungan saling menjaga dan melaporkan jika ada dugaan pelanggaran sehingga proses pemilihan yang menjadi kebanggaan dapat terwujud," kata Fritz Edward Siregar.

Sujiwo Minta Masyarakat Salurkan Hak Pilih di Pilkades

Polisi Buru Pelaku Penyetruman Ikan di Sungai Kapuas

Sebagaimana diketahui, lanjutnya, fungsi pengawasan bukan hanya dilakukan Bawaslu namun juga bersama rakyat dan komponen masyarakat.

Maka dari itu, kata Fritz, pihaknya melalui Bawaslu Kubu Raya melakukan pertemuan untuk menyampaikan bagaimana prosedur pengawasan terkait dengan hal-hal yang perlu diawasi dalam pemilihan kepada komponen masyarakat.

"Kami harapkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan jika ada konsolidasi yang mungkin terjadi," tutur  Fritz Edward Siregar.

Hengki Gunawan: Lapor Polisi Jika Ada Tindak Kejahatan

Terlebih, kata Divisi Hukum Bawaslu RI ini banyak potensi yang akan terjadi dalam pelaksanaan pemilu.

"Harus kita akui dalam proses pemilihan ada potensi-potensi kerawanan, misalnya potensi money politik dan netralitas ASN sehingga partisipasi kita semua menjadi penting," katanya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved