Citizen Reporter

Peduli Orangutan, PPO Ajak Untuk Menghargai Hak Asasi Spesies Terancam Punah

Pada PPO tahun ini, rencananya akan digelar serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang waktu 15 - 17 November 2019.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pada PPO tahun ini, rencananya akan digelar serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang waktu 15 - 17 November 2019. 

Citizen Reporter
Yayasan Palung, Petrus Kanisius

KETAPANG - Setiap tahunnya di bulan November selalu diperingati sebagai Pekan Peduli Orangutan (PPO). PPO sebagai cara untuk peduli, menghargai hak asasi spesies terancam punah.

Pada PPO tahun ini, rencananya akan digelar serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang waktu 15 - 17 November 2019.

Adapun tema kampanye global untuk PPO 2019 ini adalah “Respecting The Rights Of Critically Endangered Spesies” (Menghargai Hak Asasi Spesies Terancam Punah). Dan sub tema dari PPO di Ketapang adalah “Generasi Milenial Peduli Orangutan dan Habitatnya”.

Edi Kamtono Lantik 5 Pejabat Pimpinan Pratama, Syahdan Resmi Jabat Kadisdik Kota Pontianak

Ahok Hampir Pasti Pejabat di Pemerintahan Jokowi-Maaruf Amin! Jokowi Sebut Ahok Harus Ikut Seleksi

Seperti misalnya, Relawan Konservasi Taruna Penjaga Alam (RK-TAJAM) Yayasan Palung akan mengadakan serangkaian kegiatan di Taman Kota Ketapang, pada 15 - 17 November 2019.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain, perpustakaan, puppet Show interaktif dan photo booth.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, setiap harinya dimulai pukul 15.00 sampai pukul 17.00 Wib.

Kegiatan perpustakaan, buku bacaan digelar diatas meja beralaskan terpal ataupun banner bekas, pengunjung bebas membaca di tempat. Panitia juga menyediakan boneka dan dialog, pengunjung diperbolehkan untuk memainkan boneka dengan dialog yang disediakan.

Bagi pengunjung yang bersedia memainkan boneka atau puppet show akan diberikan hadiah buku tulis YP dan majalah MIaS. Pengunjung juga akan diminta untuk swafoto ataupun berfoto di photo booth, dan mengunggah foto tersebut di instagram dengan menandai instagram RK-TAJAM.

Farhan: Terminal Khusus dapat Beroperasi Bila Miliki Izin Resmi Kementerian

Publikasi di media sosial akan dilakukan saat dan setelah kegiatan dilaksanakan berupa status dengan pesan kampanye perlindungan orangutan dan habitatnya, foto dan video 1 menit untuk dipublikasikan di media sosial Yayasan Palung dan RK-TAJAM (Instagram, Facebook, Whatsapp, Youtube, dll) yang akan menyertakan beberapa hastag #OrangutanCaringWeek2019 #RespectingTheRights #CriticallyEndangeredSpesies #Orangutan #OrangutanBorneo #SaveOrangutanHabitat #NoForestFire #Volunteer #TAJAM #Ketapang #YayasanPalung dan lain-lain.

Sedangkan Relawan Bentangor Untuk Konservasi (RK-REBONK) Yayasan Palung akan melakukan kegiatan pendakian di Bukit Mendale, Kayong Utara, pada tanggal 16 atau 17 November 2019.

Di puncak Bukit Mendale, rencananya REBONK akan melakukan pembentangan spanduk yang berisikan tulisan Pekan Peduli Orangutan 2019 dan pesan kampanye perlindungan orangutan dan habitatnya.

Selanjutnya teman-teman Bornean Orangutan Caring Scholarship atau lebih dikenal dengan BOCS yang merupakan salah satu program beasiswa dari Yayasan Palung akan mengadakan serangkaian kegiatan di Pontianak.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan mereka lakukan seperti kegiatan diskusi yang akan dilaksanakan, pada Kamis 14 November 2019, pukul 19.00 –22.00 Wib di Canopy Center.

Kegiatan Talkshow yang rencananya akan dilakukan pada Sabtu, 16 November 2019 di Canopy Center, pukul 07.30 –11.00. Kemudian Kegiatan malam puncak pada Sabtu, 16 November 2019 di Canopy Center, pukul 19.00 - 22.00.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan dan meningkatkan kesadartahuan tentang konservasi orangutan dan habitatnya.

Selain itu juga, mempublikasikan di media sosial kepada masyarakat mengenai wisata di Bukit Mendale, Kayong Utara. Menyadarkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan terutama sampah di sekitar.

Semoga semua rangkaian kegiatan Pekan Peduli Orangutan sebagai cara untuk peduli dengan nasib satwa dilindungi bisa berjalan sesuai harapan dan dapat meningkatkan penyadartahuan tentang konservasi orangutan dan habitatnya.

 Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved