Pemerintah Wajibkan Semua OPD Kampanye Cegah Stunting

“Karena stunting tidak bisa dobati, hanya bisa dicegah,” ungkapnya.....................

Pemerintah Wajibkan Semua OPD Kampanye Cegah Stunting
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sintang, Kartiyus. 

SINTANG - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengungkapkan banyak masyarakat masih belum mengetahui stunting.

Oleh sebab itu, pemerintah mewajibkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sintang mengkampanyekan penyadartahuan tentang stunting.

“Karena stunting tidak bisa dobati, hanya bisa dicegah,” ungkapnya.

Pemerintah sudah komitmen untuk mencegah stunting dan menurunkan angkanya. Bahkan, upaya ini sudah dituangkan dalam rencana aksi juga ditegaskan melalui Peraturan Bupati (Perbup).

Angka Stunting di Sintang 24 Persen, Kadinkes Imbau Masyarakat Tidak BAB Sembarang

Askiman Sebut Stunting dan JKN Isu Utama yang Harus Diselesaikan

Mendes Abdul Halim Sebut Pendamping Desa Sebagai Pahlawan Stunting

Bukan itu saja, menurut Kartiyus, pemerintah juga akan merumuskan program pada tahun 2019 untuk penurunan angka stunting melalui pengentasan angka kemiskinan, peningkatan infrastruktur, sanitasi, optimalisasi air bersih dan peningkatan sumber energi baru dan terbarukan.

“Semua OPD wajib untuk turut serta mengkampanyekan cegah stanting hingga sampai ke desa. Itu perintah untuk OPD. Tidak bisa main-mian lagi. Target penurunan angka stanting dalam lima tahun kedepan bisa berkurang 30 persen. Karena penuruann tidak bisa drastis. Karena yang sudah lewat dua tahun, tidak bisa diobati. Kalau ibu hamil dan yang baru melahirkan itu yang diatasi,” jelas Kartiyus.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved