BNN Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Perusahaan Sawit

Dengan demikian, mereka dapat mengantisipasi dan menangkal masuknya jaringan narkotika di lingkungan kerja

BNN Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Perusahaan Sawit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah memberikan penyuluhan bahaya narkiba di PT Mitra Andalan Sejahtera (MAS) di Kecamatan Jongkat. 

BNN Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Perusahaan Sawit

MEMPAWAH - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah memberikan penyuluhan bahaya narkoba di PT Mitra Andalan Sejahtera (MAS) di Kecamatan Jongkat.

Kepala BNN Mempawah, AKBP H Abdul Haris Daulay, memimpin langsung penyuluhan bahaya narkoba di PT. MAS

"Peredaran dan penyalahgunaan narkotika bisa terjadi dimana saja, termasuk di perkebunan sawit. Untuk mencegah agar tidak ada pekerja yang menjadi pengguna apalagi pengedar maka kita lakukan penyuluhan disini," ujar Abdul Haris Daulay.

Lahan Masih Kosong di Desa, Ini Pesan Bupati Kapuas Hulu

Intip Ibu-ibu Mandi, Seorang Pemuda Kapuas Hulu Diciduk Satpol PP

Ia mengungkapkan pihaknya berharap seluruh lingkungan kerja di Kabupaten Mempawah termasuk perusahaan-perusahaan perkebunan dapat terhindar dari peredaran barang haram tersebut.

"Kehadiran kami disini atas undangan Pak Direktur Utama PT.MAS Lesman Simbolon, kami diminta untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada para pekerja perusahaan, tentang bahaya maupun jenis-jenis narkoba maupun sanksi hukum bagi pengguna atau pengedar barang haram tersebut," lanjut Abdul Haris Daulay.

Daulay menegaskan, penyampaian informasi tentang bahaya narkotika sangat penting bagi karyawan dan perusahaan.

"Dengan demikian, mereka dapat mengantisipasi dan menangkal masuknya jaringan narkotika di lingkungan kerja. Bekal pengetahuan yang kami berikan ini diharapkan dapat mencegah masuknya narkoba di PT. MAS," harap Abdul Haris Daulay.

CPNS 2019 - BKPSDM Singkawang Ingatkan Warna Berkas Lamaran CPNS Sesuai Rumpun Jabatan

Dia mengakui, pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dilakukan secara terpadu termasuk melibatkan masyarakat maupun pekerja perusahaan.

"Ini tidak bisa hanya dilakukan BNN maupun kepolisian, karena itu, kami mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba bisa dilakukan secara efektif," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved