Kebakaran di Siantan
NENEK 80 Tahun Tewas Terpanggang di Siantan, Kobaran Api Hentikan Langkah Pendi Selamatkan Nyawa Ibu
Begitu tahu api membesar ia balik arah dan berusaha menolong ibunya di rumah Minah. Tapi api yang besar menghalanginya untuk menolong sang ibu.
Seorang nenek berusia lanjut atas nama Saimun (80) meregang nyawa dalam perisitiwa kebakaran di Gang Sadaraya, Siantan, Kecamatan Pontianak Utara, Sabtu (8/11/2019) pukul 22.15 WIB.
Tepatnya, lokasi kebakaran berada di belakang Polsek Pontianak Utara.
Lokasi jalan yang sempit, membuat petugas pemadam kebakaran sulit untuk menjangkau titik api.
Api melalap sejumlah rumah termasuk seorang nenek Saimun hingga meninggal dunia.
Adapun para korban masih memiliki tali persaudaraan.
Kapolresta Pontianak, AKBP Komarudin dan Camat Pontianak Utara, Aulia Chandra turun langsung melihat apa yang terjadi.
Satu di antara korban Pendi (41), menceritakan detik-detik api membesar dan menyebar ke rumah lainnya.
Pendi menduga, sumber api berasal dari rumah adiknya, Minah yang berada di belakang rumahnya.
"Rumah saya dan rumah adik saya Minah, bertemu dapur," kata Pendi.
Ia mengungkapkan, korban meninggal adalah ibunya yang tinggal bersama Minah.
Pendi melihat sendiri api tiba-tiba membesar saat ia baru saja keluar dari rumah.
Begitu tahu api membesar ia balik arah dan berusaha menolong ibunya di rumah Minah.
Tapi api yang besar menghalanginya untuk menolong sang ibu yang berusia senja (80 tahun).
Sementara anak dan istrinya langsung terbangun dan keluar dari rumah mengamankan diri.
"Saya tiga orang di rumah, istri dan anak, sedangkan adik saya juga tiga, dia (Minah), anaknya dan mama," tambahnya.