Direktur PD Uncak Kapuas Ditahan Kejari Kapuas Hulu, Tokoh Masyarakat Desak Aparat Usut Tuntas

Abang Saparudin mengapresiasi kinerja Kejari Kapuas Hulu yang berhasil mengungkap kasus korupsi di Kabupaten Kapuas Hulu.

Direktur PD Uncak Kapuas Ditahan Kejari Kapuas Hulu, Tokoh Masyarakat Desak Aparat Usut Tuntas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Diduga seorang tersangka Supardi, kasus tindakan pidana korupsi penyertaan modal BUMD Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas PD Uncak Kapuas sebesar Rp 9 Miliar tahun 2015, saat ditahan ke Rutan Putussibau, Jumat (8/11/2019). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus tindak pidana korupsi penyertaan modal BUMD (PD Uncak Kapuas) Pemerintah Kapuas Hulu Tahun 2015 senilai sebesar Rp 9 miliar memantik reaksi beberapa kalangan.

Seperti yang diungkapkan oleh beberapa Tokoh Masyarakat Kapuas Hulu.

Diketahui, kasus dugaan tindak korupsi tersebut diduga melibatkan Direktur PD Uncak Kapuas, Supardi.

"Kami minta Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, tidak menangkap satu orang tersangka tapi yang terlibat dalam kasus itu harus dieksekusi semuanya," ujar seorang tokoh masyarakat Kapuas Hulu, H Abang Saparudin kepada Tribun, Jumat (8/11/2019).

Abang Saparudin mengapresiasi kinerja Kejari Kapuas Hulu yang berhasil mengungkap kasus korupsi di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Ini langkah yang baik, ungkapan semua kasus Korupsi di Kapuas Hulu," ungkapnya.

Direktur PD Uncak Kapuas Ditahan, Diduga Terjerat Korupsi Penyertaan Modal

Tokoh Masyarakat lainnya, Budi Santoso juga mengapresiasi kinerja Kejari Kapuas Hulu, dalam keberhasilan dalam mengungkapkan kasus korupsi di Kapuas Hulu.

"Diharapkan yang terlibat dalam kasus tersebut harus dihukum seberat-beratnya sesuai dengan aturan yang berlaku. Tangkap semua pelaku korupsi di Kapuas Hulu," ungkapnya dengan singkat.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kapuas Hulu, menahan Direktur PD Uncak Kapuas, Supardi.

Tersangka diduga terlibat tindak pidana kasus korupsi terkait kasus penyertaan modal BUMD Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu PD Uncak Kapuas tahun 2015 senilai Rp 9 miliar.

Halaman
123
Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved