Tinju Dunia

Jadwal Tinju Daud Yordan Vs Michael Mokoena di RCTI, Perebutan Dua Gelar Juara Dunia di Kota Batu

Jadwal Tinju Daud Yordan Vs Michael Mokoena di RCTI, Perebutan Dua Gelar Juara Dunia di Kota Batu

Jadwal Tinju Daud Yordan Vs Michael Mokoena di RCTI, Perebutan Dua Gelar Juara Dunia di Kota Batu
Kolase Tribun Pontianak
Jadwal Tinju Daud Yordan Vs Michael Mokoena di RCTI, Perebutan Dua Gelar Juara Dunia di Kota Batu 

"Tentunya saya harus tampil lebih agresif seperti kebiasaan saya," katanya.

Apalagi, kata petinju Sasana Kayong Utara tersebut, melihat postur tubuhnya lawan lebih tinggi dari dirinya.

"Saya harus lebih tampil agresif, menekan, dan tampil lebih variatif dan tidak monoton," katanya.

Latihan dengan "sparring partner" tersebut dilakukan Daud Yordan setelah sebelumnya menjalani latihan dengan fokus untuk ah penguatan otot-otot tubuh seperti tangan, kaki, dan perut.

Pertarungan melawan petinju Afrika Selatan mendatang merupakan yang ketiga kalinya bagi Daud Yordan selama berkarier di dunia tinju profesional, karena sebelumnya dua kali menghadari Afrika Selatan.

Ketika masih berkecimpung di kelas bulu, Daud Yordan pernah menghadapi Simpiwe Vetyeka asal Afrika Selatan.

Di pertarungan yang dimainkan di Jakarta, 14 April 2013 itu, Daud kalah TKO ronde 12.

Kemudian pada 6 Desember 2013, Daud Yordan pernah mengalahkan petinju Afrika Selatan lainnya, Sipho Taliwe lewat angka 12 ronde di Perth, Australia.

Mantan petinju Indonesia Damianus Yordan yang juga abang Kandung Daud Yordan, mengatakan program latihan di Bali tentunya memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan Daud Yordan.

Apalagi di sana Daud ditangani rekann Damianus sewaktu menjadi petinju Nasional, Pino Bahari.

"Tentunya itu kesepakatan manajemen dan saya yakin itu yang terbaik latihan di Bali," ungkap Damianus.

Latihan menurutnya memang bisa dimana saja, namun ada beberapa dampak sehingga suatu tempat latihan bisa memberikan efek tersendiri bagi seorang petinju.

"Latihan bisa dimana saja, cuma situasionalnya, suatu tempat itu bisa membuat dia makin betah, semakin percaya diri jadi bisa berpengaruh ke situ," ungkapnya.

Kemudian di sana untuk lawan sparring atau latih tanding lebih menunjang.

Artinya banyak pilihan lawan yang disesuaikan dengan postur Daud Yordan.

"Di sana banyak yang berbadan besar kalau di sinikan kecil-kecil," imbuhnya.

Dia mengatakan duel perebutan sabuk tinju dunia ini bagian dari upaya untuk mengukir sejarah untuk petinju Indonesia melalui Daud Yordan.

"Mudah-mudahan kita harap Daud tetap menjadi ikon tinju Indonesia dari Kalimantan Barat ditingkat dunia," ujarnya.

CEO Mahkota Promotions, Gustiantira Alandy, mengatakan Daud akan melakoni laga untuk mendapatkan poin agar peringkatnya di kelas ringan bisa naik.

Semula Daud akan ditandingkan melawan petinju veteran berusia 37 tahun asal Afrika Selatan, Malcolm Klassen.

Namun rencana tersebut batal dijalankan karena alasan perizinan.

“Sekarang kami sudah mendapatkan kepastian bahwa Mokoena akan menjadi lawan Daud di Batu, Malang pada 17 November,” kata pria yang akrab dipanggil Tira itu.

Mokoena adalah petinju yang baru menapaki ring tinju profesional pada tahun 2015.

Dia berasal dari Gauteng, Afrika Selatan.

Reputasi Mokoena belum banyak dikenal di jagat tinju profesional.

Petinju kidal tersebut memiliki rekor bertanding 15-4-0 (10 KO)

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved