Breaking News

Tanggapi Cermah Ustaz Das'ad Latif, Jarot: Tajam Tanpa Menyakiti Orang

Ustadz Das'ad menyayangkan umat yang belajar agama di youtube kemudian menuduh orang yang memperingati Maulid Nabi dengan Bid'ah, kafir.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ustadz Das'ad Latif memberikan tausiah di acara  Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tahun 1441 H, dan syukuran atas selesainya pengamanan pemilu 2019 di halaman Mapolres Sintang. 

Tanggapi Cermah Ustaz Das'ad Latif, Jarot: Tajam Tanpa Menyakiti Orang

SINTANG- Bupati Sintang, Jarot Winarno terpukau dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Das'ad Latif saat Tabligh Akbar di Mapolres Sintang, Minggu (3/11) malam.

Meski disampaikan secara ringan, gurau, tapi, kata Jarot sangat kontekstual dengan kondisi di Kabupaten Sintang saat ini.

"Pesannya kontekstual dengan kejadian di sintang yang saling menyalahkan, soal bid'ah dan sebagainya," ungkap Jarot.

Dalam ceramahnya, Ustadz Das'ad memang menyinggung beberapa hal, termasuk soal Bid'ah.

Baca: Isi Tabligh Akbar di Polres Sintang, Ustad Dasad: Jangan Hina Pakaianmu dengan Minta Uang di Jalan

Baca: Mapolres Sintang Dipadati Ribuan Masyarakat, Kapolres: Mau Nangis, Nanti Dibilang Cengeng

Menurutnya, semakin banyaknya umat Islam memperdalam agama semakin baik.

Akan tetapi, Ustadz Das'ad menyayangkan umat yang belajar agama di youtube kemudian menuduh orang yang memperingati Maulid Nabi dengan Bid'ah, kafir.

"Belajar agama dari youtube tiba-tiba bilang Maulid Nabi bidah, ngatakan orang lain kafir. Kami hargai yang tidak melaksanakan Maulid, tapi jangan kau tuduh kami sesat. Sakitnya tu di sini," kata Ustadz Das'ad disambut tawa hadirin.

Ustadz Das'ad juga menyinggung fenomena yang terjadi akhir akhir ini yang menolak ustadz berceramah.

"Semakin banyak dengar ustadz ceramah ilmu bervariasi hidup akan nyaman. Jangan cuma dengar ustadz ini tapi ndak mau dengar ceramah ustad lain," pesannya.

Menurut Jarot, sebagai ustadz dan juga dokter ilmu komunikasi massa, pesan yang disampaikan ustadz Das'ad tajam, tanpa menyakiti orang.

"Beliau dokter ilmu komunikasi massa, dimana cara menyampaikan sesuatu pesan tanpa menyakiti orang, pesan yang disampaikan tajam, yang model gini lah ada pencerahan. Beliau ingatkan dengan cara gurau.

Jarot berharap, ke depan Sintang semakin barokah dengan dihadirkannya ulama ulama besar yang memberikan pesan damai pada semua orang. " Jadi mudah mudahan barokah untuk sintang," tukasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved