SMTI Pontianak

Kementerian Perindustrian Mengapresiasi Lulusan SMK-SMTI Pontianak, 90 Persen Sudah Bekerja

Sih Parmawati merasa bangga karena 90 persen lebih sudah bekerja bahkan hingga ke Malaysia.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NI MADE GUNARSIH
Kepala SMK-SMTI Pontianak, Sih Parmawati saat beri kata sambutan pada Wisuda SMK-SMTI Pontianak ke 49 Sabtu (2/11/2019) 

Kementerian Perindustrian Mengapresiasi Lulusan SMK-SMTI Pontianak, 90 Persen Sudah Bekerja

PONTIANAK - SMK-SMTI Pontianak melaksanakan wisuda siswa angkatan ke 49 bertempat di Aula lantai 2 hotel Grand Mahkota Pontianak, Sabtu (2/11/2019) pukul 08.00 WIB.

Kepala SMK-SMTI Pontianak, Sih Parmawati merasa bangga karena 90 persen lebih sudah bekerja bahkan hingga ke Malaysia.  

"Dari 215 siswa 90,24 persen sudah terserap di perusahaan industri bahkan sampai Malaysia dan Kucing dan ini menjadi kebanggaan kami " ungkap Sih Parmawati

Kepala SMK-SMTI Pontianak juga berpesan agar jangan puas dengan kemampuan diri dan harus terus mengembangkan kemampuan serta bekerja dengan baik dan disiplin agar nama baik sekolah tetap terjaga. 

Perwakilan dari Kementerian Perindustrian Mujiyono selaku Tenaga Ahli Kementerian  Perindustrian Bidang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Industri mengapresiasi keberhasilan SMK-SMTI Pontianak melahirkan tenaga kerja yang diharapkan oleh perusahaan industri dan Kementerian Perindustrian.  

Mugiyono  saat memberikan sambutan pada Wisuda SMK-SMTI Pontianak ke-49, Sabtu (2/11/2019) 
Mujiyono  saat memberikan sambutan pada Wisuda SMK-SMTI Pontianak ke-49, Sabtu (2/11/2019) 

" Saya mengapresiasi keberhasilan SMTI Pontianak karena lulusan sudah 90 persen lebih yang bekerja dibidang Industri, ini sesuai dengan harapan kami dari Kementerian Perindustrian terutama dibidang pengembangan SDM" ungkap Mujiyono.  

Mujiyono berharap agar keberhasilan SMK-SMTI Pontianak melahirkan tenaga kerja dibilang industri dengan metode pembelajaran dual sistem yang sudah diterapkan di Eropa.  

Pada Wisuda kali ini SMK-SMTI Pontianak meluluskan 215 siswa mesti tak semua siswa hadir karena tidak berada di Pontianak atau sudah bekerja.  

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved