Siswa Al Mumtaz Takjub Lihat Robot di Lab Teknik Untan
Ia mengatakan, ada sekitar 20 robot yang berada di Lab Fakultas Teknik Untan ini.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ade Muzamilul
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Laboratory Digital Control and Computation, Fakultas Teknik Univiersitas Tanjungpura memperkenalkan robot ke dunia anak. Laboratorium berbasis teknologi ini menggunakan robotik sebagai medium pembelajaran.
Sejumlah siswa-siswi SD Islam Terpadu Al Mumtaz Kota Pontianak berkunjung ke laboratorium ini pada Rabu (30/10) pagi.
Tampak kegembiraan dan antusiasme yang terlihat dari siswa-siswi Kelas 6 SDIT Al-Mumtaz tersebut saat melihat dan mengenali robot-robot berkaki, berjalan sendiri, hingga takjub melihat miniatur robot rakitan.
Kepala Laboratory Digital Control and Computation, Dr Ferry Hadary mengatakan, misi dari lab ini ialah, satu di antaranya harus bisa mengenalkan robot ataupun teknologi kepada siswa-siswi sejak dini.
"Dan mereka datang melihat apa saja yang ada di sini, seperti robot yang berkaki, beroda, atau yang bisa memadamkan api. Kemudian juga ada robot terbang juga, serta lain sebagainya," terangnya.

Baca: Harga Apple AirPods Pro - Fitur Peredam Kebisingan, Bersertifikat IPX4, Tahan Air dan Keringat
Baca: Tim Satgas Waspada Investasi Telah Memblokir 1.773 Fintech Lending Ilegal
Ia mengatakan, ada sekitar 20 robot yang berada di Lab Fakultas Teknik Untan ini. Robot-robot tersebut terkumpul sudah sejak lama, yang dikumpulkan dari skripsi dan tugas akhir mahasiswa di Fakultas Teknik tersebut.
Kemudian ia juga menjelaskan alasan pribadinya kenapa kegiatan ini terus dilakukan, dan dikenalkan kepada siswa-siswi sejak dini, satu diantara faktornya ialah berdasarkan pengalamannya sewaktu memilih kuliah, dan ia sempat bingung.
"Waktu saya muda itu, memilih kuliah itu mungkin tidak tahu kali alasannya apa, hanya sekedar asal kuliah. Jadi mahasiswa pun bingung, ini mau ngapain. Maka dari itu, dengan memperkenalkan teknologi sejak dini kepada anak, diharapkan nantinya mereka tahu, dan apa yang menjadi minat atau ketertarikan mereka," ungkapnya.
Menurutnya, anak-anak seperti siswa-siswa SD, SMP, bahkan tingkat TK sekalipun, harus dikenalkan pembelajaran seperti ini.
Sehingga nantinya, ketika mereka tahu dan tertarik pada suatu bidang, maka mereka tahu apa yang menjadi ketertarikannya.
Hal itu dikatakannya bisa terekam di memori ingatan si anak, dan seketika mereka sudah besar dan lanjut ke jenjang perkuliahan, maka mereka akan tahu khususnya jurusan teknik itu seperti apa.
Sebanyak 105 siswa-siswi kelas 6 inipun tampak sekali antusias melihat robot-robot yang ada di laboratorium tersebut, satu diantaranya Eel mengatakan, sangat senang bisa melihat robot-robot yang ada."Senang, bisa lihat-lihat robot disini. Keren-keren robotnya," ungkapnya.