Citizen Reporter

Tingkatkan Kesejahteraan, LDII Dorong Manfaatkan Teknologi Digital

Maka jika peluang ini j dimanfaatkan secara bijak, kemaslahatan umat akan mudah terwujud

Tingkatkan Kesejahteraan, LDII Dorong Manfaatkan Teknologi Digital
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Sosialisasi Ekonomi Digital dan Pendidikan berbasis Digital di Masjid Khoirul Ihsan Pontianak, Minggu (27/10/2019). 
Citizen Reporter
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto
 
PONTIANAK - Era digital atau yang dikenal era Revolusi Industri 4.0 memicu perubahan besar dan cepat, bagi seluruh aspek kehidupan. 
"Perubahan yang cepat ini menuntut agar kita juga cepat beradaptasi. Maka warga mesti melek digital sehingga mampu memanfaatkan untuk sesuatu hal yang produktif;" ujar Susanto Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalbar sesaat setelah menyampaikan Sosialisasi Ekonomi Digital dan Pendidikan berbasis Digital di Masjid Khoirul Ihsan Pontianak, Minggu (27/10/2019).
Era disrupsi dengan ditandai pemindahan aktivitas sosial, politik, dan ekonomi dari alam nyata ke alam maya. mesti dijadikan peluang peningkatan ekonomi. 
"Perubahan ini diyakini mampu mendukung produktifitas sehingga akan berdampak juga terhadap keekonomian umat. Maka jika peluang ini j dimanfaatkan secara bijak, kemaslahatan umat akan mudah terwujud," tegas Susanto.
Maka sebagai organisasi dakwah, sebagai langkah awal LDII mendorong warganya meningkatkan literasi digital.
"Bisa membaca peluang dan memanfaatkan secara baik atas kemajuan teknologi digital karena literasinya juga tinggi. Maka kita sosialisasikan secara menyeluruh," kata Susanto.
Dirinya berharap seluruh warga LDII secara bijak dengan memanfaatkan teknologi untuk kebaikan tidak hanya ekonomi melainkan seluruh sendi kehidupan, termasuk sosial budaya dan agama.
Pada kesempatan itu juga diperkenalkan e-commerce berbasis syariah yakni Pikum.Com. 
"Pikum.com didirikan oleh DPP LDII  sebagai model bisnis marketplace dan mall online berbasis syariah yang aman, halal dan saling menguntungkan. Pikub.com memungkinkan setiap individu, toko kecil dan brand untuk membuka dan mengelola toko online," imbuh Susanto. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved