Pileg 2019
KRONOLOGI Caleg Terpilih Gerindra dan PDIP Dipecat Jelang Dilantik, Misriyani Ilyas Menangis Pilu
Namun demikian, Misriyani Ilyas mengatakan, dalam surat pemberitahuan dirinya tercantum bahwa surat dibuat bulan Agustus 2019.
Novianus YL Patanduk dan Misriani Ilyas senasib dan sedaerah pemilihan.
Dia sedang berjuang agar keputusan partai tersebut dibatalkan.
"Saya berharap Ibu Ketua Umum ( Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ) dan jajaran pusat untuk bisa melihat dan mempertimbangkam kembali SK pemberhentian ( sebagai kader PDIP ) saya," ujar peraih 4.305 suara ini.

Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Sulawesi Selatan, Andi Anshari Mangkona mengatakan, pemecatan Novianus YL Patanduk sebagai kader PDIP didasari sejumlah alasan dan bukti.
"Semua melalui proses panjang, melalui mekanisme partai, melalui proses di dewan kehormatan sebelum surat pemecatannya keluar," kata Andi Anshari Mangkona kepada Tribun-Timur.com, Senin (16/9/2019).
Novianus YL Patanduk menyampaikan, alasan dirinya dipecat lantaran telat membayar uang saksi pada hari pemungutan suara, 17 April 2019, senilai Rp 20 juta.
"Kita di PDIP, namanya dana gotong royong, itu kami tidak membayar sesuai waktu yang telah ditentukan. Memang secara logika bahwa pembayaran dana gotong royong tidak sesuai batas waktu ditentukan," ujarnya.
Novianus YL Patanduk baru melalukan pembayaran dana gotong royong setelah proses pemungutan suara dari seharusnya pada hari H.
Pembayarannya kemudian ditolak denganlasan aterlambat.
"Saat itu saya fokus bagaimana dapat meraih suara. Setelah pemilihan baru saya mencoba mencari dana ke teman-teman dan ada terkumpul sedikit untuk saya berikan. Namun pada saat itu partai bilang lambat," ujarnya.
"Inilah saya harapkan bahwa bagaimana kebijakan bisa ditinjau lagi," kata dia.
Novianus YL Pantanduk mengaku modalnya sangat pas-pasan dalam mengikuti Pileg 2019.
Hanya sekitar Rp 30 juta sampai Rp 35 juta.
"Modal saya betul-betul hanya datang ke rumah-rumah (untuk mencari dukungan)," tuturnya.
Selain itu, beredar kabar dari internal PDIP jika Novianus YL melakukan kegiatan yang berpotensi merusak citra partai pemenang Pemilu 2019 itu.