Jaring 841 Pelanggar Selama Lima Hari Operasi Zebra, Kasat Lantas: 681 Tilang dan 160 Teguran

Kendaraan yang dominan atau lebih banyak terkena pelanggaran berupa kendaraan roda dua

Jaring  841 Pelanggar Selama Lima Hari Operasi Zebra, Kasat Lantas: 681 Tilang dan 160 Teguran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Kasat Lantas Polres Sekadau, AKP Laelan Sukur saat menyampaikan hasil Ops. Zebra Kapuas 2019 di ruangannya, Senin (28/10/2019) 

Jaring 841 Pelanggar Selama Lima Hari Operasi Zebra, Kasat Lantas: 681 Tilang dan 160 Teguran

SEKADAU - Kasat Lantas Polres Sekadau AKP Laelan Sukur, menyampaikan hasil Ops Zebra Kapuas 2019 setelah 5 hari dilaksanakan, Senin (28/10/2019) sore.

Pada kesempatan itu AKP Laelan Sukur memaparkan jumlah pelanggaran yang terjadi hingga jumlah laka lantas yang terjadi sejak Ops. Zebra Kapuas 2019 berlangsung dari 23-27 Oktober 2019.

Jumlah pelanggar yang terjaring selama 5 hari terakhir berjumlah 841 pelanggar dan di dominasi 681 tilang dan 160 teguran.

Baca: Penutupan Hari Sumpah Pemuda Berlangsung Semarak

Baca: BREAKING NEWS: Atap Rumah Warga di Pontianak Beterbangan

Hal ini meningkatkan jika dibandingkan tahun lalu. Untuk pelanggaran meningkat sampai 6% teguran dan 5% tilang.

Kendaraan yang dominan atau lebih banyak terkena pelanggaran berupa kendaraan roda dua (sepeda motor) dilanjutkan mobil barang, mobil penumpang, dan mobil angkutan seperti bus.

Dari profesi, yang paling dominan adalah karyawan swasta, pelajaran/mahasiswa, Aparatur Sipil Negara, dan yang berprofesi sebagai pengemudi.

Adanya ASN dalam peringkat ketiga paling dominan pada Operasi Zebra Kapuas dijelaskan AKP Laelan dominan pelanggarannya berupa surat menyurat, seperti SIM dan STNK yang mati.

"Untuk usia dominan dari usia 21-25 Tahun, dilanjutkan 26-30 Tahun, dan pelajar SMP, SMA yang berusia 16-20 Tahun, setelah itu baru yang dewasa atau lansia," ungkapnya.

Pelanggaran berdasarkan tempat dilaksanakan di jalan raya.

Pelanggaran yang paling dominan terjadi di Kabupaten Sekadau diantaranya, tidak menggunakan helm, Surat menyurat, seperti STNK mati dan belum memiliki SIM, serta pengemudi di bawah umur.

Kecelakaan selama Ops Zebra Kapuas tidak ada yang fatal dan kebanyakan laka tunggal.

Ada 6 laka lantas dan 6 laka tunggal yang terjadi sejak (23/10/2019) hingga (28/10/2019) sore.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved